Sunday, 19 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Minyak WTI, Diperdagangkan Sedikit Lebih Rendah
Friday, 20 June 2025 04:26 WIB | Minyak WTI

Harga minyak mentah berjangka WTI memangkas reli awal sesi hingga diperdagangkan di bawah $75 per barel pada hari Kamis, hanya sedikit di bawah level tertinggi dalam lima bulan, setelah pengumuman Presiden Trump bahwa ia akan memutuskan keterlibatan AS dalam konflik Israel-Iran "dalam waktu dua minggu" meredakan guncangan pasokan Timur Tengah yang mendesak. Sebelumnya, pertukaran rudal baru antara Israel dan Iran setelah Tel Aviv mengklaim telah menyerang target nuklir di Iran telah memicu kekhawatiran akan eskalasi yang cukup parah hingga mengancam lalu lintas kapal tanker melalui Selat...

Emas naik meskipun Fed bersikap agresif,
Friday, 20 June 2025 03:50 WIB | GOLD

Harga emas mencatat kenaikan moderat pada hari Kamis karena ketegangan geopolitik meningkat akibat meningkatnya rumor bahwa Amerika Serikat (AS) mungkin terlibat dalam konflik Israel-Iran. Meskipun demikian, Federal Reserve (Fed) yang sedikit agresif membatasi kenaikan logam emas tersebut. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $3.373, naik 0,13%. Geopolitik terus mendorong pergerakan harga Emas karena laporan dari beberapa situs berita AS seperti The Wall Street Journal dan CBS News yang mengungkapkan bahwa rencana serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran telah disetujui oleh...

Ketidakpastian Libur AS dan Geopolitik Tekan Emas di Tengah Sinyal Fed
Thursday, 19 June 2025 22:31 WIB | GOLD

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dalam kisaran ketat pada hari Kamis, berkonsolidasi antara $3.360 dan $3.400. Level ini telah berulang kali berfungsi sebagai support dan resistance jangka pendek utama selama beberapa sesi terakhir. Dengan Amerika Serikat (AS) yang merayakan hari libur Juneteenth, volume perdagangan yang lebih rendah telah mengakibatkan pergerakan harga yang tenang, meskipun risiko yang mendasarinya tetap nyata. Ketegangan geopolitik terus berlanjut sebagai pendorong utama harga Emas. Rusia telah mengeluarkan peringatan keras terhadap potensi keterlibatan militer AS di Iran,...

Perak turun karena jeda Fed dan aksi ambil untung yang meredam reli
Thursday, 19 June 2025 22:20 WIB | SILVER

Perak (XAG/USD) bergerak turun untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis, turun dari level tertinggi multi-tahun baru di $37,32 yang dicapai pada hari Rabu, karena para pedagang mengunci keuntungan menyusul jeda kebijakan hati-hati Federal Reserve (Fed). The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil tetapi mengisyaratkan bahwa biaya pinjaman mungkin tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama, memberikan Dolar AS sedikit ruang bernapas dan sedikit membebani logam mulia. Pada saat penulisan, XAG/USD turun sekitar 1,10% pada hari ini karena logam tersebut menjauh dari level tertingginya...

Poundsterling Melemah Pasca BoE Tetap Mempertahankan Suku Bunga
Thursday, 19 June 2025 18:34 WIB | pound Poundsterling GBP/USD

  Poundsterling (GBP) menghadapi tekanan jual terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis (19/7) karena Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga tetap pada 4,25%. BoE diperkirakan akan melakukannya karena memandu sikap "bertahap dan hati-hati" terhadap jalur ekspansi moneter dalam pertemuan kebijakan bulan Mei, menyusul penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps). Investor memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga pinjaman tetap pada 4,25%, dengan mayoritas 7-2. Namun, tiga anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC): Swati Dhingra, Dave Ramsden, dan Alan Taylor...