Sunday, 19 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Dolar Stabil Jelang Data Ketenagakerjaan AS, Fokus Pasar Beralih ke NFP
Wednesday, 2 July 2025 12:06 WIB | Indeks Dolar Dolar AS

Indeks Dolar Bloomberg stabil pada hari Rabu (2/7) pasca data lowongan kerja JOLTs AS yang mengejutkan mengangkat dolar dari posisi terlemahnya dalam tiga tahun terakhir. Indeks ini sebelumnya sempat turun hingga 0,4% pada sesi sebelumnya”menyentuh level terendah sejak 2022”namun kembali menguat seiring kenaikan imbal hasil obligasi AS. Pasar kini fokus pada data ketenagakerjaan lainnya, termasuk laporan ADP yang dirilis 2 Juli dan non-farm payrolls (NFP) yang akan diumumkan 3 Juli. Analis Maybank, Fiona Lim, menyebut bahwa jika data-data berikutnya juga mengungguli ekspektasi, dolar...

Yen Jepang Melemah Saat Trump Mengancam Tarif 35%
Wednesday, 2 July 2025 09:55 WIB | Yen DolarYen

Yen Jepang melemah ke arah 144 per dolar pada hari Rabu, turun dari level tertinggi lebih dari tiga minggu setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 35% pada impor Jepang dalam upaya untuk menekan Tokyo agar membuat konsesi perdagangan. Trump menggambarkan negosiasi dengan Jepang sebagai "sangat sulit," sekali lagi mengkritik keengganan negara itu untuk menerima mobil dan beras dari AS. Sementara itu, data domestik yang dirilis awal minggu ini menunjukkan peningkatan yang mengejutkan dalam sentimen bisnis di antara produsen besar pada kuartal kedua, yang...

Harga Emas Melemah Seiring Meredanya Ketegangan Geopolitik
Wednesday, 2 July 2025 09:37 WIB | GOLD EMAS

Harga emas turun ke sekitar $3.330 per troy ounce pada Rabu (2/7), memangkas kenaikan lebih dari 1% yang tercatat pada sesi sebelumnya. Pelemahan ini terjadi karena meredanya risiko geopolitik telah mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. Pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Israel telah menyetujui gencatan senjata 60 hari di Gaza turut menenangkan pasar. Ia juga memperingatkan Hamas untuk segera menerima kesepakatan tersebut sebelum situasi memburuk. Namun, pelemahan dolar AS yang terus berlangsung menahan tekanan lebih dalam pada harga emas. Dolar berada di bawah tekanan...

Minyak Stabil, Fokus pada Ketegangan Timur Tengah dan Stok AS
Wednesday, 2 July 2025 08:01 WIB | Minyak WTI Minyak jenis Brent

Harga minyak mentah dunia bergerak stabil setelah mencatat kenaikan moderat, seiring perhatian pasar yang terbagi antara ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data persediaan minyak AS. Minyak Brent diperdagangkan mendekati $67 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di atas $65. Ketidakpastian meningkat setelah Iran dilaporkan menghentikan komunikasi dengan pengawas nuklir PBB, menambah ketegangan dalam hubungan diplomatik dengan AS. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel telah menyetujui gencatan senjata 60 hari di Gaza, meski banyak analis...

Harga Emas Stabil, Didukung Kekhawatiran Defisit Fiskal AS
Wednesday, 2 July 2025 07:50 WIB | GOLD EMAS

Harga emas bergerak stabil pada awal sesi perdagangan Asia hari Rabu (2/7), ditopang oleh kekhawatiran pasar terhadap defisit fiskal AS yang diperkirakan akan terus membengkak. Stabilnya harga logam mulia terjadi setelah Senat AS meloloskan RUU pajak dan belanja besar-besaran yang diajukan oleh Presiden Donald Trump. RUU tersebut kini dikembalikan ke DPR AS untuk disahkan sepenuhnya. Menurut analis pasar keuangan dari Exness, Van Ha Trinh, RUU ini diperkirakan akan memperlebar defisit AS hingga US$3,3 triliun dalam 10 tahun ke depan. Selain faktor fiskal, ketidakpastian global terkait...