Saturday, 18 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Minyak Relatif Stabil, Investor Waspadai Efek Perang Dagang
Wednesday, 16 July 2025 16:44 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak stabil pada hari Rabu (16/7), karena tanda-tanda peningkatan konsumsi minyak mentah Tiongkok terabaikan oleh kehati-hatian investor terhadap dampak ekonomi yang lebih luas dari tarif AS. Harga telah berfluktuasi dalam kisaran yang ketat, karena tanda-tanda permintaan yang stabil dari peningkatan perjalanan selama musim panas di Belahan Bumi Utara telah bersaing dengan kekhawatiran bahwa tarif AS terhadap mitra dagang akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan konsumsi bahan bakar. Harga minyak mentah Brent berjangka turun 17 sen, atau 0,3%, menjadi $68,54 per barel pada pukul...

Poundsterling Menguat Seiring Inflasi Inggris Tembus Level Tertinggi 17 Bulan
Wednesday, 16 July 2025 16:28 WIB | GBP/USD

Poundsterling (GBP) menarik minat beli terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu (16/7) setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris Raya (UK) yang lebih tinggi dari proyeksi untuk bulan Juni. Kantor Statistik Nasional (ONS) melaporkan bahwa inflasi umum naik menjadi 3,6% secara tahunan, level tertinggi sejak Januari 2024. Para ekonom memperkirakan data inflasi akan tumbuh stabil sebesar 3,4%. IHK inti “ yang tidak termasuk barang-barang volatil seperti makanan, energi, alkohol, dan tembakau “ naik 3,7%, lebih cepat dari ekspektasi dan angka sebelumnya sebesar 3,5%....

Tarif Trump Picu Penguatan Dolar dan Yield, Pasar Bingung Baca Sinyal The Fed
Wednesday, 16 July 2025 13:11 WIB | DOLLAR

Dolar AS menguat karena imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi pada hari Rabu(16/7), yang pada gilirannya terus menekan yen setelah laporan inflasi AS terbaru menunjukkan tanda-tanda bahwa tarif Presiden Donald Trump mulai menekan harga. Kenaikan harga berbagai barang seperti kopi, peralatan audio, dan perabot rumah tangga mendorong laju inflasi lebih tinggi pada bulan Juni, dengan kenaikan substansial pada harga barang-barang impor. Hal ini menopang dolar dan mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi pada hari Rabu karena investor mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga...

Minyak Menguat Berkat Optimisme Permintaan Musim Panas
Wednesday, 16 July 2025 12:41 WIB | Oil,

Harga minyak naik pada hari Rabu(16/7), didorong oleh ekspektasi permintaan musim panas yang kuat di dua konsumen terbesar dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok, meskipun kenaikan tersebut dibatasi oleh kehati-hatian para analis terhadap kondisi ekonomi secara umum. Harga telah berfluktuasi dalam kisaran yang ketat karena tanda-tanda permintaan yang stabil dari peningkatan perjalanan selama musim panas di Belahan Bumi Utara telah bersaing dengan kekhawatiran bahwa tarif AS terhadap mitra dagang akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan konsumsi bahan bakar. Harga minyak mentah Brent...

Emas Naik Lagi Saat Fokus Pasar Tertuju ke Negosiasi Tarif AS
Wednesday, 16 July 2025 12:36 WIB | GOLD

Harga emas menguat pada hari Rabu(16/7) karena investor mencerna data yang menunjukkan kenaikan harga konsumen AS bulan lalu dan menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump. Harga emas spot naik 0,4% menjadi $3.334,12 per ons, pada pukul 04.01 GMT. Harga emas berjangka AS naik tipis 0,1% menjadi $3.340,90. "Emas saat ini sedang berkonsolidasi dengan sedikit bias penurunan, terutama dengan dolar yang lebih kuat," kata Brian Lan, direktur pelaksana di GoldSilver Central, Singapura. "Namun, banyak negara masih bernegosiasi dengan AS mengenai tarif....