Saturday, 18 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Emas Tertahan di Zona Merah
Friday, 25 July 2025 09:07 WIB | GOLD

Emas bertahan di kisaran $3.360 per ons pada hari Jumat(25/7) Emas Tertahan di Zona Merah, setelah dua sesi berturut-turut melemah di tengah meredanya ketegangan perdagangan dan meningkatnya selera risiko. Investor terus memantau perkembangan negosiasi tarif, dengan AS dan Uni Eropa dilaporkan hampir mencapai kesepakatan, tak lama setelah Washington mengumumkan kesepakatan terpisah dengan Jepang. Di sisi ekonomi, klaim pengangguran AS turun selama enam minggu berturut-turut”penurunan terpanjang sejak 2022”menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja dan memperkuat pandangan bahwa The Fed...

Minyak Menguat, Sentimen Dagang Solid dan Pasokan Terbatas
Friday, 25 July 2025 08:07 WIB | Oil,

Harga minyak mentah berjangka WTI melonjak di atas $66 per barel pada hari Jumat(25/7), memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua karena optimisme atas kesepakatan perdagangan AS yang mengangkat sentimen pasar. Laporan menunjukkan AS dan Uni Eropa hampir mencapai kesepakatan yang akan mengenakan tarif 15% pada sebagian besar barang Uni Eropa, menyusul pakta serupa dengan Jepang. Kemungkinan perjanjian perdagangan dengan India, Meksiko, dan Brasil juga akan segera tercapai. Ekspektasi bahwa meredanya ketegangan perdagangan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi global turut meredakan kekhawatiran...

EUR/USD Melemah, Data Ekonomi AS Kalahkan Sentimen Dovish ECB
Friday, 25 July 2025 06:40 WIB | EUR/USD

EUR/USD melemah lebih dari 0,20% pada hari Kamis setelah data ekonomi yang solid dari Amerika Serikat (AS) membebani mata uang bersama tersebut, yang diuntungkan oleh keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mempertahankan suku bunga acuan. Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1749, setelah mencapai level tertinggi harian di 1,1789. Departemen Tenaga Kerja AS (DoL) melaporkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun di bawah perkiraan, yang merupakan tanda positif bagi pasar tenaga kerja yang sehat. Namun, Klaim Berkelanjutan sebagian...

Harga Minyak Melemah, Chevron Dapat Lampu Hijau Dari AS
Friday, 25 July 2025 03:29 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak memangkas keuntungan pada Kamis sore menyusul laporan Reuters yang menyebutkan bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan mengizinkan Chevron untuk melanjutkan operasi di Venezuela. Harga minyak mentah Brent berjangka naik 26 sen, atau 0,38%, menjadi $68,77 per barel pada pukul 13.14 CDT (18.14 GMT). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 44 sen, atau 0,67%, menjadi $65,69 per barel. Sebelumnya di sesi tersebut, WTI telah naik lebih dari satu dolar dan harga minyak mentah Brent mendekati level tersebut. "Berita tentang Chevron yang dapat kembali...

Harga Emas Melemah Di Tengah Meningkatnya Optimisme Perdagangan
Friday, 25 July 2025 03:21 WIB | GOLD EMAS

Harga emas turun untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis (25/7), karena tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan global mengurangi permintaan aset safe haven. Harga emas spot turun 0,5% menjadi $3.370,69 per ons, pada pukul 13.45 ET (17.45 GMT). Harga emas berjangka AS ditutup 0,7% lebih rendah di $3.373,5. Pasar optimistis terhadap kesepakatan perdagangan ” pertama dengan AS dan Jepang, dan sekarang mungkin dengan Uni Eropa, kata Aakash Doshi dari State Street Investment Management, menambahkan bahwa ekuitas yang kuat dan volatilitas yang rendah telah membebani kenaikan harga...