Wednesday, 06 May 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Pekerjaan Masih Stabil: Klaim Pengangguran 218 Ribu
Thursday, 31 July 2025 19:49 WIB | ECONOMIC

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga negara AS yang mengajukan aplikasi baru untuk asuransi pengangguran meningkat menjadi 218 ribu untuk pekan yang berakhir pada 26 Juli. Angka terbaru lebih rendah dari perkiraan awal (224 ribu), sementara angka pekan lalu mencapai 217 ribu. Laporan tersebut menunjukkan tingkat pengangguran tertanggung yang disesuaikan secara musiman sebesar 1,3%. Selain itu, rata-rata pergerakan empat pekan menurun sebesar 3,5 ribu, sehingga menjadi 221,0 ribu dari rata-rata yang tidak direvisi pada pekan...

Trump Kembali Kritik Powell Dalam Isu Bunga Dan The Fed
Thursday, 31 July 2025 19:25 WIB | ECONOMIC

Presiden Donald Trump kembali mengkritik Ketua Federal Reserve Jerome Powell setelah bank sentral tersebut menolak memangkas suku bunga, mengakhiri peredaan ketegangan yang sempat berlangsung singkat. "Jerome Terlambat Powell melakukannya lagi!!! Dia TERLAMBAT, dan bahkan terlalu marah, terlalu bodoh, & terlalu politik, untuk menduduki jabatan Ketua The Fed," tulis Trump di platform media sosialnya pada hari Kamis, mengecam bank tersebut karena kembali mempertahankan suku bunga. Dan Trump kembali mengecam Powell terkait proyek konstruksi renovasi bank sentral yang telah memicu kemarahan...

Trump Naikkan Tekanan Ke Kanada, Palestina Jadi Latar Ketegangan
Thursday, 31 July 2025 17:20 WIB | ECONOMIC

Presiden AS Donald Trump mengintensifkan perang dagangnya dengan Kanada sehari menjelang batas waktu perjanjian tarif pada 1 Agustus. Ia mengatakan akan "sangat sulit" mencapai kesepakatan dengan Kanada setelah Kanada memberikan dukungannya terhadap kenegaraan Palestina. Trump akan mengenakan tarif sebesar 35% untuk semua barang Kanada yang tidak tercakup dalam perjanjian perdagangan AS-Meksiko-Kanada jika kedua negara tidak mencapai kesepakatan sebelum batas waktu. "Wow! Kanada baru saja mengumumkan dukungannya terhadap kenegaraan Palestina. Itu akan sangat menyulitkan kami untuk mencapai...

Trump Umumkan Kesepakatan Dagang Baru dengan Korsel, Berlakukan Tarif 15%
Thursday, 31 July 2025 08:42 WIB | Ekonomi Global Korea Selatan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan dagang baru dengan Korea Selatan, yang mencakup pemberlakuan tarif sebesar 15% terhadap seluruh impor barang dari Korea Selatan. Hal ini dilaporkan oleh Reuters pada Rabu. Kesepakatan tersebut juga mencakup komitmen investasi senilai $350 miliar dari Korea Selatan untuk proyek-proyek milik dan dikendalikan oleh AS. Poin-Poin Penting dari Kesepakatan: Amerika Serikat dan Korea Selatan telah mencapai kesepakatan dagang penuh dan menyeluruh. Korea Selatan akan menyediakan $350 miliar untuk investasi milik dan dikendalikan AS,...

Tarif 15% Korea - US Deal
Thursday, 31 July 2025 05:58 WIB | Asia

Trump mengatakan kesepakatan dagang disepakati dengan Korea Selatan dengan tarif 15%Amerika Serikat telah menyetujui kesepakatan dagang dengan Korea Selatan yang akan mengenakan tarif 15% untuk impor Korea Selatan, kata Presiden Donald Trump pada hari Rabu.Korea Selatan juga akan berinvestasi $350 miliar di Amerika Serikat dan membeli produk energi AS senilai $100 miliar, kata Trump di Truth Social. "Juga disepakati bahwa Korea Selatan akan sepenuhnya TERBUKA UNTUK PERDAGANGAN dengan Amerika Serikat, dan bahwa mereka akan menerima produk Amerika termasuk Mobil dan Truk, Pertanian, dll,"...