Wednesday, 06 May 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Lowongan Kerja AS Menurun ke Level Terendah dalam Hampir Setahun
Wednesday, 3 September 2025 21:07 WIB | US Jobless Claims

Lowongan kerja AS turun pada bulan Juli ke level terendah dalam 10 bulan, menambah data lain yang menunjukkan minat terhadap tenaga kerja secara bertahap menurun di tengah meningkatnya ketidakpastian kebijakan. Lowongan kerja yang tersedia turun menjadi 7,18 juta dari angka 7,36 juta yang direvisi turun pada bulan Juni, menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja yang diterbitkan Rabu. Estimasi median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom memperkirakan 7,38 juta lowongan kerja.(ads) Sumber: Bloomberg

Zelenskiy Desak Sekutu Perketat Tekanan Ke Rusia
Wednesday, 3 September 2025 18:19 WIB | Ekonomi Global

Presiden Volodymyr Zelenskiy akan mendesak tekanan yang lebih kuat terhadap Moskow saat ia bertemu dengan sekutu-sekutunya di Denmark dan Prancis pada hari Rabu setelah pasukan Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina, yang merusak infrastruktur energi dan transportasi. Rusia meluncurkan lebih dari 500 pesawat nirawak dan puluhan rudal, menghantam infrastruktur di 14 lokasi di seluruh negeri dan melukai empat pekerja kereta api, kata pejabat regional dan militer Ukraina. "Ini jelas merupakan serangan demonstratif Rusia. Hanya karena kurangnya tekanan yang memadai, terutama...

Lowongan Kerja AS Diprediksi Turun, Fokus Ke Data NFP
Wednesday, 3 September 2025 17:46 WIB | ECONOMIC

Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) akan dirilis pada hari Rabu oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) Amerika Serikat (AS). Publikasi ini akan menyediakan data tentang perubahan jumlah Lowongan Kerja di bulan Juli, beserta jumlah PHK dan pengunduran diri. Pasar memperkirakan jumlah Lowongan Kerja akan sedikit menurun menjadi 7,4 juta di bulan Juli, dibandingkan dengan 7,437 juta di bulan Juni. JOLTS akan dirilis beberapa hari sebelum laporan ketenagakerjaan penting lainnya, yaitu data Nonfarm Payrolls untuk bulan Agustus, yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan...

PDB Australia Naik 0,6% di Q2, Lebih Tinggi dari Perkiraan Pasar
Wednesday, 3 September 2025 08:46 WIB | Ekonomi Australia

Produk Domestik Bruto (PDB) Australia tercatat tumbuh 0,6% secara kuartalan (QoQ) pada Q2 2025, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 0,5%, menurut data Biro Statistik Australia (ABS) yang dirilis Rabu (3/9). Angka ini juga lebih kuat dibandingkan revisi pertumbuhan 0,3% di Q1 (sebelumnya 0,2%). Secara tahunan, PDB kuartal II meningkat 1,8%, dibandingkan pertumbuhan 1,4% di Q1 (revisi dari 1,3%), sekaligus melampaui konsensus pasar di angka 1,6%. Capaian ini menunjukkan momentum pemulihan ekonomi Australia masih terjaga di tengah ketidakpastian global. Data PDB yang positif ini sempat...

Trump Sebut Hubungan Dagang India-AS 'Bencana Sepihak' Setelah Modi Mengunjungi Tiongkok
Wednesday, 3 September 2025 06:46 WIB | Ekonomi Global

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin kembali mempertegas kritiknya terhadap India, menyebut hubungan dagang dengan negara itu "bencana sepihak!" setelah Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Tiongkok untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai. Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump juga mengatakan bahwa India telah menawarkan pemotongan tarif menjadi nol, tetapi "sudah terlambat," dan seharusnya India melakukannya "bertahun-tahun yang lalu," tanpa merinci kapan tawaran tersebut diajukan. Hal ini terjadi setelah AS mengenakan tarif 50% kepada India, termasuk bea...