
Harga minyak Brent yang kini bergerak di sekitar US$59,80 per barel mendapat dorongan naik setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade total kapal tanker minyak Venezuela yang terkena sanksi. Kebijakan ini meningkatkan ketegangan geopolitik dan memunculkan kembali risiko gangguan pasokan, meskipun kontribusi ekspor Venezuela relatif kecil secara global. Pasar menilai potensi gangguan sekitar 0,4“0,5 juta barel per hari cukup untuk memicu kenaikan jangka pendek, apalagi harga sebelumnya sempat jatuh ke level terendah lima tahun.
Namun dari sisi fundamental yang lebih luas, kenaikan harga ini masih rapuh. Permintaan minyak global belum pulih kuat, sementara pasokan dunia masih tergolong longgar. Aksi beli yang mendorong harga juga banyak dipicu oleh faktor teknikal setelah Brent turun di bawah US$60, sehingga rawan dimanfaatkan pelaku pasar untuk ambil untung atau membangun posisi jual. Selama blokade tidak meluas atau memicu konflik regional yang lebih besar, pergerakan Brent di area US$59“60 cenderung terbatas dan berpotensi kembali volatil.(asd)
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $59,80
Disclaimer: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...