Saturday, 28 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Masih Bisa Nanjak Lagi?
Monday, 8 December 2025 10:41 WIB | MARKET ANALYSIS |

Harga perak hari ini cenderung berfluktuasi setelah sebelumnya reli kuat hingga mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran $59,33 per ons. Logam putih ini sempat terkoreksi sekitar 1,4% karena aksi ambil untung, tapi minat investor masih terlihat solid. Arus masuk ke ETF berbasis perak pekan lalu menjadi yang terkuat sejak Juli, hampir 590 ton, menunjukkan banyak pelaku pasar yang percaya reli perak masih punya ruang untuk berlanjut, meski indikator RSI 14 hari mendekati area jenuh beli dan mengisyaratkan risiko koreksi teknikal.

Secara fundamental, reli perak didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed minggu ini, yang membuat logam mulia tanpa imbal hasil bunga seperti perak dan emas kembali menarik. Tahun ini, harga perak sudah lebih dari dua kali lipat, melampaui kenaikan emas yang sekitar 60%, sekaligus diperkuat faktor teknis seperti short squeeze bersejarah dan tingginya suku bunga sewa perak di London sekitar 6%. Kondisi persediaan yang ketat, terutama stok di Shanghai yang mendekati level terendah satu dekade, serta lonjakan aktivitas di opsi dan kontrak berjangka mikro Comex, menambah sentimen bullish jangka menengah bagi perak.
Harga Perak pada saat analisis ini di rilis berada di level $ 57.861

Pernyataan
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS