
Harga minyak mengalami penurunan pada hari Selasa, dengan minyak mentah Brent turun 0,2% menjadi $64,74 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) turun 0,2% menjadi $60,91 per barel. Penurunan ini terjadi setelah keputusan OPEC+ untuk menghentikan sementara kenaikan produksi pada kuartal pertama tahun depan, yang dianggap oleh sebagian investor sebagai tanda potensi kelebihan pasokan di pasar. Meskipun OPEC+ sebelumnya menaikkan target produksi sebesar 2,9 juta barel per hari sejak April, mereka mulai memperlambat kenaikan produksi pada Oktober, merespons prediksi kelebihan pasokan yang semakin nyata.
Namun, beberapa pemimpin energi Eropa dan Wakil Menteri Energi AS, James Danly, menanggapi proyeksi kelebihan pasokan dengan lebih optimistis, mengutip peningkatan permintaan dan penurunan produksi yang diperkirakan akan mendukung pasar. Keputusan OPEC+ ini juga didorong oleh tekanan dari Rusia, yang kesulitan meningkatkan ekspor minyak karena sanksi Barat, dan meminta jeda dalam kenaikan produksi. Hal ini menambah ketidakpastian pasar, yang kini mempertanyakan apakah pasokan global akan lebih seimbang atau tetap tertekan pada tahun depan.
Harga minyak Brent saat artikel ini ditulis adalah $64.50
Disclaimer:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...