Wednesday, 11 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Reli Perak Dipicu Ekspektasi Rate Cut
Wednesday, 10 September 2025 12:19 WIB | MARKET ANALYSIS |

Spekulasi Dovish Angkat Harga Perak

Harga perak menembus level $41 per ons pada Rabu(10/9), bertahan dekat rekor tertinggi 14 tahun seiring meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS.

Pada Selasa, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa ekonomi kemungkinan menambah 911.000 pekerjaan lebih sedikit dalam 12 bulan hingga Maret, atau sekitar 76.000 lebih sedikit per bulan, menegaskan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan sebelumnya.

Bersama dengan laporan pekerjaan Agustus yang juga lemah pekan lalu, data ini memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin minggu depan, meski sebagian investor berspekulasi langkah yang lebih besar yakni 50 basis poin.

Fokus pasar kini beralih ke data inflasi penting pekan ini, dengan rilis Indeks Harga Produsen (PPI) Agustus pada Rabu dan Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Kamis.

Dari sisi industri, permintaan stabil dari sektor tenaga surya, kendaraan listrik, dan elektronik menjaga ketatnya pasar fisik perak di tengah berlanjutnya kendala pasokan.

Harga perak saat artikel ini ditulis pada level $41.044/Toz.

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya untuk tujuan analisis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS