Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tuesday, 20 January 2026 11:40 WIB

Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...

RECENT NEWS
Saham AS Pulih dari Kerugian Sebelum Penutupan
Saturday, 8 November 2025 04:26 WIB | Indeks Nasdaq

Saham AS rebound dari kerugian awal dan ditutup sebagian besar menguat pada hari Jumat di tengah harapan bahwa anggota Kongres membuat kemajuan dalam mengakhiri penutupan pemerintah. S&P 500 dan Dow Jones ditutup 0,3% lebih tinggi, sementara Nasdaq yang didominasi saham teknologi ditutup mendekati garis datar karena raksasa AI tetap tertekan. Senat Republik menolak tawaran Demokrat untuk mengurangi tuntutan penutupan, tetapi harapan yang masih ada akan kesepakatan yang akan datang meningkatkan sentimen risiko sebelum bel penutupan. Penghentian operasional dan data pemerintah dibuktikan...

Saham Eropa Melemah Setelah Pekan Volatilitas
Saturday, 8 November 2025 04:20 WIB | EUROPE

Saham Eropa melemah pada hari Jumat karena investor mencerna lebih banyak laporan keuangan kuartalan, tetapi kerugian mingguan tak terelakkan, dengan kekhawatiran mengenai valuasi yang terlalu tinggi terlihat jelas. Indeks DAX di Jerman turun 0,8% dan CAC 40 di Prancis turun 0,2%, sementara FTSE 100 di Inggris turun 0,6%. Meskipun mengalami penurunan, sentimen sebelumnya secara umum didukung oleh musim laporan keuangan yang sehat, dengan perusahaan-perusahaan Eropa diperkirakan akan melaporkan pertumbuhan laba kuartal ketiga rata-rata sebesar 4,3%, data dari LSEG menunjukkan awal pekan...

Indeks Hang Seng Terkoreksi, Asia Waspada
Friday, 7 November 2025 15:50 WIB | SahamHongkong IndeksHangSeng

Saham Hong Kong kembali melemah pada hari Jumat (7/11) karena pasar mencerna berita tentang melemahnya pasar tenaga kerja AS dan penurunan tak terduga dalam angka ekspor Tiongkok. Indeks Hang Seng turun sekitar 244,07 poin, atau sekitar 0,9%, hingga ditutup pada level 26.241,83. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sekitar 88,41 poin, atau 0,9%, menjadi 9.267,56. Ekspor Tiongkok pada bulan Oktober turun 1,1% year-on-year dalam dolar AS menjadi $305,4 miliar, meleset dari perkiraan konsensus kenaikan 2,9%, menurut survei Bloomberg, South China Morning Post melaporkan. Kontraksi ini...

Saham Eropa Dibuka Positif Di Tengah Kecemasan Valuasi AI
Friday, 7 November 2025 15:25 WIB | SahamEropa

Pasar Eropa menguat pada bel pembukaan hari Jumat(7/11), memulihkan sebagian kerugian sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran gelembung AI. Indeks Stoxx 600 pan-Eropa menguat 0,2% pada saat-saat awal perdagangan. Indeks CAC Prancis menguat 0,27%, FTSE MIB Italia menguat 0,4%, dan DAX Jerman menguat 0,4%. Namun, FTSE 100 Inggris berbalik arah dan diperdagangkan 0,2% lebih rendah.(alg) Sumber: CNBC

Nikkei Terseret Yen & Chip
Friday, 7 November 2025 13:48 WIB | Nikkei 225

Nikkei ditutup melemah pada Jumat (7/11), turun sekitar 1,4% ke 50.186,27 seiring penguatan yen dan tekanan lanjutan pada saham teknologi global. Saham-saham terkait semikonduktor memimpin pelemahan: Renesas -3,9%, Advantest -6,1%, sementara SoftBank Group merosot 7,3%. Di pasar valas, USD/JPY melemah ke sekitar 152,95 dari 153,87, menekan prospek eksportir Jepang dan menambah beban sentimen. Dari sisi fundamental, risk-off global akibat kekhawatiran valuasi AI dan tanda pelemahan pasar kerja AS membuat investor defensif. Fokus domestik tertuju pada kebijakan ekonomi Perdana Menteri Sanae...