
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak creator dan tim marketing mulai mencari cara yang lebih rapi untuk memahami performa konten”bukan sekadar melihat view dan like. Di tengah kebutuhan itu, BIAS23 (Behavioral Intelligence Audit System) muncul sebagai pendekatan yang fokus pada satu hal: membaca perilaku audiens dan pola konten, lalu mengubahnya menjadi keputusan yang bisa langsung dieksekusi. Sederhananya, BIAS23 membantu menjawab pertanyaan yang sering bikin bingung: kenapa konten ini meledak, kenapa yang itu drop, dan apa langkah berikutnya supaya hasilnya konsisten? Bias23.com...
Emas naik tipis di awal sesi Asia, didukung oleh kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global yang dapat dipicu oleh tarif. Presiden Trump pada hari Selasa mengancam akan menggandakan tarif pada logam Kanada, tetapi kemudian menarik kembali ancaman tersebut setelah provinsi Ontario mencabut biaya tambahan untuk listrik yang ditujukan ke AS. Ada kekhawatiran yang berkembang tentang potensi perlambatan ekonomi di AS, kata Ruben Ferreira dari FlowCommunity dalam sebuah email. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas bergerak di atas area $2900 selama sesi Eropa pada hari Selasa (11/3).Hal ini didukung oleh efek dari tajuk utama dari para pemimpin koalisi Hijau Jerman, yang mengatakan pagi ini telah memberikan lampu hijau untuk kesepakatan pengeluaran pertahanan. Hal itu meningkatkan kepercayaan pada Euro (EUR) dan memicu penurunan baru dalam Indeks Dolar AS (DXY), yang membuka pintu bagi Bullion untuk melonjak. Sumber: Newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) melonjak tajam pada sesi Eropa hari Selasa (11/3). Logam putih menguat karena Dolar AS (USD) menghadapi aksi jual tajam, dengan investor bersikap hati-hati terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) akibat agenda tarif Presiden Donald Trump. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, merosot mendekati 103,35, level terendah yang terlihat dalam empat bulan. Dolar AS yang lebih rendah membuat logam mulia, seperti Perak, lebih menarik bagi investor. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas (XAU/USD) berjuang untuk memanfaatkan kenaikan intraday moderatnya dari level terendah satu minggu dan tetap di bawah level $2.900 sepanjang sesi Asia pada hari Selasa(11/03). Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump dan dampaknya terhadap ekonomi global terus membebani sentimen investor. Hal ini, pada gilirannya, membantu emas batangan safe haven untuk menarik beberapa pembeli intraday yang sedang turun mendekati wilayah $2.880. Sumber: Newsmaker.id
Harga Perak sedikit berubah pada hari senin (10/3) setelah kenaikan mingguan yang kuat sebesar 4,4%, karena ketegangan perdagangan terus mendominasi berita dan investor menunggu data inflasi AS untuk wawasan tentang langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya. Ketidakpastian pasar semakin dalam setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Kanada akan segera menghadapi tarif timbal balik pada produk susu dan kayu. Ini terjadi setelah AS menunda tarif 25% pada berbagai barang Kanada dan Meksiko selama sebulan, sementara tindakan pembalasan Kanada tetap berlaku dan tarif China pada...
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Senin malam di Truth Social bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk "GENCATAN SENJATA SELURUHNYA" setelah apa yang disebutnya sebagai "PERANG 12...
Emas bergerak di level diatas $2600 pada Senin selama sesi perdagangan Asia. Saat ini Emas masih berjuang untuk memanfaatkan pemulihan moderat minggu lalu dari titik terendah satu bulan dan...