
The Fed secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga pada akhir pertemuan kebijakan dua hari terakhirnya, meskipun besarnya kemungkinan penarikan dan komentar seputar langkah tersebut masih menjadi sumber perdebatan.
Pasar hampir yakin bank sentral akan memangkas biaya pinjaman setidaknya 25 basis poin dari kisaran target saat ini 4,25% hingga 4,5%, sementara ada juga peluang tipis untuk pengurangan yang lebih dalam, setengah poin persentase.
Yang mendasari perkiraan ini adalah tanda-tanda melemahnya pasar tenaga kerja AS, yang terlihat membayangi indikasi simultan inflasi yang stagnan. Secara teori, pemotongan suku bunga dapat membantu memacu investasi dan perekrutan, meskipun berisiko menaikkan harga.
Bagaimana Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan suku bunga, dan, lebih khusus lagi, Ketua Jerome Powell, memandang lintasan pasar kerja dan inflasi akan menjadi fokus utama. Para pembuat kebijakan sekarang menghadapi tekanan dari kedua sisi mandat gandanya: memaksimalkan lapangan kerja sambil menjaga stabilitas harga.
Bersamaan dengan pernyataan yang lebih kualitatif dari FOMC dan Powell, The Fed akan merilis tinjauan terbaru mengenai proyeksi suku bunga para anggotanya untuk beberapa bulan mendatang, sebuah grafik yang dipantau secara ketat yang dikenal sebagai "dot plot".
"Inflasi masih di atas target dan tarif kemungkinan akan tetap tinggi dalam waktu dekat, tetapi keseimbangan risiko condong ke arah perlunya lebih banyak dukungan bagi perekonomian," ujar analis di ING dalam sebuah catatan.(Cay)
Sumber: Investing.com
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...