
Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia melihat risiko inflasi yang lebih rendah karena tarif telah meningkatkan tekanan harga lebih rendah dari yang diperkirakan.
"Saya melihat sedikit... pengurangan beberapa risiko kenaikan inflasi" dari tarif, ujar Williams kepada wartawan setelah berbicara di Economic Club of New York. Ia mencatat pengurangan ini seiring dengan kejelasan yang lebih besar tentang kebijakan ekonomi ke depan.
Williams mengakui bahwa kenaikan pajak impor Presiden Donald Trump "pasti" memengaruhi tekanan harga, tetapi menambahkan bahwa dalam hal pengalihan tarif ke inflasi yang lebih tinggi, "dampak ini tampaknya berada pada atau di bawah perkiraan."
Kepala The Fed New York menyatakan kepuasannya bahwa tarif belum menyebabkan inflasi yang berkelanjutan, meskipun ia memperingatkan bahwa mungkin diperlukan waktu lebih lama untuk sepenuhnya menilai dampaknya terhadap data inflasi.
Ketika ditanya tentang ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan September, Williams menolak berkomentar apakah pandangan tersebut akurat.(Cay)
Sumber: Investing.com
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...