
JPY melemah secara menyeluruh pada hari Selasa, membantu pasangan USD/JPY untuk membalikkan penurunan hari sebelumnya ke level terendah lebih dari satu minggu dan naik kembali ke pertengahan 145,00-an selama sesi Asia. Penurunan peringkat kredit pemerintah AS yang mengejutkan pada hari Jumat tampaknya berdampak kecil pada sentimen risiko global. Hal ini terbukti dari nada yang umumnya positif di sekitar pasar ekuitas, yang dipandang sebagai faktor utama yang melemahkan permintaan untuk JPY sebagai safe haven.
Namun, penurunan JPY yang signifikan tampaknya sulit dipahami setelah semakin diterimanya bahwa Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga lagi pada tahun 2025. Sebaliknya, Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan menurunkan biaya pinjaman lebih lanjut di tengah tanda-tanda meredanya tekanan inflasi dan prospek pertumbuhan yang lamban. Hal ini, pada gilirannya, dapat membatasi upaya Dolar AS (USD) untuk bergerak lebih tinggi dan bertindak sebagai pendorong bagi JPY yang berimbal hasil lebih rendah, yang pada gilirannya, akan membatasi pasangan USD/JPY.
Wakil Gubernur Bank Jepang Shinichi Uchida mengatakan pada hari Senin bahwa inflasi dasar Jepang kemungkinan akan kembali meningkat setelah periode perlambatan dan bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika ekonomi dan harga membaik seperti yang diproyeksikan.
Selain itu, Ringkasan Opini BoJ dari pertemuan terakhir mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan belum menyerah untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, dan beberapa anggota dewan melihat ruang untuk melanjutkan kenaikan suku bunga jika perkembangan tarif AS stabil.(cay)
Sumber: Fxstreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...