
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sentimen global tetap "berat" setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman tarif terkait sengketa Greenland, yang membuat pelaku pasar kembali masuk mode risk-off. Trump menyatakan akan menerapkan tarif 10% mulai 1 Februari untuk barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris, serta mengancam eskalasi menjadi 25% per 1 Juni bila tidak ada kesepakatan...
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset aman, menyusul ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump yang mengguncang pasar global. Trump berencana mengenakan tarif 10% mulai 1 Februari terhadap sejumlah negara Eropa dan Inggris, dengan kemungkinan naik menjadi 25% jika kesepakatan gagal tercapai. Ancaman ini, yang juga terkait isu Greenland, memicu aksi jual terhadap aset - aset Amerika Serikat. Investor khawatir ketidakpastian...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian minyak berdenominasi dolar lebih murah bagi pembeli luar negeri. Brent naik ke sekitar $64,43 per barel, sementara WTI menguat ke kisaran $60 per barel. Meski demikian, pelaku pasar tetap berhati-hati karena perkembangan geopolitik khususnya terkait Greenland berpotensi memicu ketegangan dagang baru antara AS dan Eropa. Dari sisi pasokan, Tengizchevroil (TCO) menghentikan produksi di ladang...