
Emas melemah di awal sesi Asia di tengah kekhawatiran yang masih ada atas berakhirnya insentif pajak oleh Kementerian Keuangan Tiongkok untuk penjualan logam mulia, yang berlaku efektif 1 November. "Aturan baru ini berpotensi mengurangi permintaan emas grosir bagi pengguna akhir," ujar Daniel Ghali dari TD Securities dalam sebuah laporan riset. Selain itu, "aturan baru ini dapat berdampak signifikan pada ekosistem emas di Tiongkok," tambah ahli strategi komoditas senior tersebut. Harga emas spot turun 0,2% menjadi $3.997,62/oz. (azf) Sumber: Dow Jones Newswires
Pasangan mata uang EUR/USD melanjutkan penurunannya untuk sesi kelima berturut-turut pada Selasa(4/11) pagi, diperdagangkan di sekitar level 1,1510 selama sesi Asia. Penurunan ini terjadi seiring dengan penguatan Dolar AS, yang mendapatkan dukungan dari sentimen hati-hati terkait kebijakan Federal Reserve (Fed) untuk bulan Desember. Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut pada bulan Desember masih tidak pasti, meskipun pasar sempat memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga yang lebih tinggi. Para pedagang kini menurunkan ekspektasi mereka, dengan peluang...
Emas tetap stabil di tengah ketidaksetujuan tiga pembuat kebijakan Federal Reserve terhadap pemangkasan suku bunga berikutnya bulan depan, dengan dolar AS diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam beberapa bulan. Harga emas batangan bertahan di dekat $4.000 per ons, setelah berfluktuasi antara naik dan turun pada hari Senin. Ketua The Fed Lisa Cook mengatakan ia melihat risiko pelemahan pasar tenaga kerja lebih lanjut lebih besar daripada risiko kenaikan inflasi, tetapi menahan diri untuk tidak berkomitmen pada pemangkasan suku bunga berikutnya pada bulan Desember. Komentar tersebut...