
Dolar Australia (AUD) mempertahankan posisinya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis, menyusul rilis data Neraca Perdagangan. Selain itu, pasangan AUD/USD sedikit bergerak karena para pedagang mengambil langkah hati-hati setelah penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS). Biro Statistik Australia melaporkan pada hari Kamis bahwa Surplus Perdagangan Australia menyempit menjadi 1.825 juta (month-over-month/MoM) pada bulan Agustus, dibandingkan dengan 6.500 juta yang diperkirakan dan 7.310 juta pada pembacaan sebelumnya. Sementara itu, Ekspor turun sebesar 7,8% (MoM) pada bulan Agustus dari...
Yen Jepang menguat untuk hari kelima beruntun pada Kamis(2/10), tetap dekat level tertinggi dua pekan yang dicapai sehari sebelumnya seiring dolar AS melemah. Pasar makin menerima bahwa Bank of Japan akan melanjutkan normalisasi kebijakan, berseberangan dengan spekulasi bahwa The Fed masih bisa memangkas suku bunga dua kali lagi tahun ini. Perbedaan arah kebijakan itu mempersempit selisih suku bunga AS-Jepang, sehingga memberi dukungan tambahan bagi JPY yang berimbal hasil lebih rendah. Di sisi lain, respons pasar terhadap shutdown pemerintah AS sejauh ini terkendali, dengan ekspektasi...
Perak (XAG/USD) bertahan kuat di sekitar $47,80/oz pada sesi Asia Kamis (2/10), melanjutkan reli setelah mencetak rekor baru pada Rabu. Penutupan pemerintah AS usai RUU pendanaan jangka pendek gagal di Senat memicu permintaan aset safe-haven, sehingga logam putih makin dilirik di tengah ketidakpastian. Dari sisi kebijakan, Wapres AS JD Vance memperingatkan potensi PHK jika shutdown berlarut, yang bisa memperlemah pasar tenaga kerja dan meningkatkan harapan pemangkasan suku bunga The Fed. Sentimen ini kian kuat setelah ADP melaporkan sektor swasta kehilangan 32 ribu pekerjaan pada September...