Friday, 10 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Emas Capai Rekor Tertinggi Karena Kecemasan Resesi Membuat Pedagang Mencari Tempat Berlindung
Friday, 11 April 2025 06:08 WIB | GOLD EMAS

Emas naik ke rekor tertinggi baru karena kekhawatiran tentang dampak tarif pada ekonomi global mendorong investor ke tempat berlindung yang aman. Emas batangan naik tipis pada perdagangan awal Asia pada hari Jumat (11/4) hingga di atas $3.190 per ons. Itu melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada sesi sebelumnya, ketika ditutup lebih dari 3% lebih tinggi untuk hari kedua berturut-turut. Status emas sebagai tempat berlindung telah ditegaskan minggu ini, dengan pesan Presiden Donald Trump yang berubah-ubah tentang agenda tarifnya yang memicu aksi jual panik untuk saham, obligasi, dan...

Emas melonjak ke rekor tertinggi di atas $3.200 karena perang tarif AS-Tiongkok
Friday, 11 April 2025 10:24 WIB | GOLD

Harga Emas (XAU/USD) bertahan di posisi positif di sekitar $3.215 setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $3.219 selama jam perdagangan Asia pada hari Jumat. Melemahnya Dolar AS (USD) dan meningkatnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok memberikan sedikit dukungan bagi logam mulia, aset safe haven tradisional. Data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Kamis mengungkapkan bahwa harga konsumen AS secara tak terduga turun pada bulan Maret, tetapi risiko inflasi cenderung naik setelah Presiden AS Donald Trump menggandakan tarif Tiongkok....

WTI turun karena meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok
Friday, 11 April 2025 10:59 WIB | Minyak WTI

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar $59,30 per barel selama jam-jam Asia pada hari Jumat. Penurunan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok, yang mengaburkan prospek permintaan. Pada hari Kamis, AS mengumumkan bahwa tarif impor Tiongkok telah melonjak menjadi 145%, dengan pungutan baru sebesar 125% yang ditambahkan di atas bea masuk 20% yang sudah ada. Langkah ini membayangi jeda 90 hari Presiden AS Donald Trump atas kenaikan tarif untuk sebagian besar negara lain dan meningkatkan...