
Emas turun ke sekitar $3.730/oz pada Kamis(25/9), melanjutkan koreksi dari rekor tertinggi seiring pasar menimbang prospek suku bunga The Fed. Jerome Powell bernada hati-hati di tengah inflasi yang masih bandel dan pasar tenaga kerja yang mendingin, sementara para pejabat Fed terbelah antara dua pemotongan tambahan tahun ini, pendekatan lebih terukur, hingga opsi pelonggaran yang lebih agresif. Lonjakan tak terduga penjualan rumah baru AS pada Agustus-tercepat sejak awal 2022-ikut mempersulit ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Meski melemah, daya tarik emas sebagai aset lindung...
Brent di sekitar $69.04 pada sesi Eropa cenderung menahan kenaikan karena sinyal permintaan masuk musim sepi (pasca puncak musim perjalanan), sementara data stok AS yang turun masih jadi penopang di bawah. Di sisi pasokan, pasar menimbang kabar ekspor pipa Kurdistan bisa kembali, yang berpotensi menambah suplai, berbarengan dengan output OPEC+ yang cenderung naik ke Q4. Campuran faktor ini bikin reli kemarin terasa lebih didorong sentimen ketimbang perubahan fundamental yang kuat. Di saat yang sama, risiko geopolitik tetap "hidup"”serangan Ukraina ke infrastruktur energi Rusia dan...
Perak bergerak stabil di sekitar $43,99/oz pada sesi Eropa Kamis. Daya dukung datang dari Dolar AS yang sedikit melemah dan ekspektasi bahwa The Fed masih mengarah ke pelonggaran bertahap jika inflasi (PCE) terus mendingin dan pasar kerja melemah. Sentimen ini membuat biaya peluang memegang logam mulia menurun, sehingga minat ke perak tetap terjaga menjelang rilis data AS (klaim pengangguran & PCE) yang bisa menggeser ekspektasi kebijakan.Di sisi fundamental industri, perak masih disokong permintaan kuat dari surya (solar), kendaraan listrik, dan elektronik, sementara pasokan relatif ketat...