
Harga emas sebagai safe haven turun karena sentimen risiko mulai muncul menyusul pengumuman kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan China untuk mengurangi tarif. Emas batangan, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap gejolak ekonomi dan geopolitik, mencapai rekor tertinggi $3.500 bulan lalu di tengah meningkatnya ketidakpastian tarif. Respons emas yang berlebihan terhadap berita utama yang kacau dari Gedung Putih bulan lalu membuat logam mulia rentan terhadap penarikan kembali pernyataan Trump. Sampai berita ini di rilis,Harga emas berada di level $ 3.234 Sumber: Newsmaker.id
Harga emas bergerak turun tipis selama sesi Asia awal pada hari Selasa (13/5). Logam mulia tersebut tetap bertahan karena Dolar AS (USD) yang lebih kuat, imbal hasil AS yang lebih tinggi, dan optimisme atas kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok. Sentimen risiko yang membaik menyusul pengumuman kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok untuk mengurangi tarif telah membebani aset safe haven, seperti harga emas. AS akan memangkas tarif tambahan yang dikenakannya pada impor Tiongkok pada bulan April tahun ini menjadi 30% dari 145%, dan bea masuk Tiongkok atas impor AS akan...
Harga perak (XAG/USD) melanjutkan kenaikannya untuk sesi keempat berturut-turut selama jam perdagangan Asia pada hari Selasa (13/5). Analisis teknis grafik harian menunjukkan prospek bullish, karena logam mulia terus diperdagangkan dalam pola saluran menaik. Sumber: Newsmaker.id