
Harga perak (XAG/USD) terus bergerak positif secara beruntun untuk hari keduanya, yang ditransaksikan di sekitar $31,32 per troy ons selama sesi Asia pada hari Selasa(19/11). Harga perak berdenominasi dolar pulih dari level terendah dua bulan karena USD menghentikan relinya baru-baru ini. Reli tersebut didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang lebih sedikit dan optimisme mengenai kinerja ekonomi AS yang lebih baik di bawah pemerintahan Trump yang akan datang. Sumber: newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) terus menguat untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $31,372 per troy ounce pada sore ini. Logam Putih ini sebagai aset safe haven telah mengalami peningkatan permintaan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Presiden AS Joe Biden mengizinkan Ukraina untuk menggunakan senjata buatan AS untuk melakukan serangan jauh di dalam Rusia, sebuah langkah yang menimbulkan kekhawatiran di kawasan tersebut. Sumber: newsmaker.id
Harga emas berada di area $2625 setelah sempat menyentuh area $2639 pada hari ini. Logam mulia stabil di tengah kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan geopolitik karena Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui revisi kebijakan nuklir negara tersebut. Langkah tersebut telah meningkatkan kekhawatiran akan perang nuklir, yang mendorong investor untuk beralih ke aset safe haven seperti Emas. Sumber: newsmaker.id