
Harga perak (XAG/USD) masih mempertahankan kenaikan. Logam putih tersebut menunjukkan kekuatan karena Dolar AS (USD) terus merosot di tengah perang dagang yang memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, merosot mendekati 99,60.Tiongkok telah menaikkan bea masuk atas produk-produk dari AS menjadi 125%, menyamai kenaikan tarif timbal balik oleh Presiden Donald Trump sebagai tindakan balasan.Sampai Berita ini di Rilis,Harga perak berada di level $ 32.199 Sumber: Newsmaker.id
Harga emas cenderung stabil dan masih bergerak di kisaran area $3212 pada hari pagi ini, selama sesi AS kemarin cenderung sideways dan cukup datar. Hal ini masih didukung oleh rencana AS untuk mengenakan lebih banyak tarif memicu kecemasan investor. Peluang untuk mengalami penurunan masih ada dan nampak terbatas jika dilihat dari segi teknikal, sedangkan dari sisi fundamental harga emas masih banyak peluang untuk naik kedepannya, ditengah ketidakpastian kebijakan Donald Trump yang masih memberikan waktu 90 hari pada negara yang diberikan tarif kecuali China. Sumber: Newsmaker.id -ads
Harga perak Turun pada hari Selasa(15/4), menghentikan reli tiga hari karena meredanya ketegangan perdagangan mengurangi permintaan untuk aset safe haven. Kemunduran tersebut menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengecualikan produk teknologi utama dari tarif "timbal balik" yang baru diumumkannya, mengangkat sentimen pasar global. Kementerian Perdagangan Tiongkok menyambut pengecualian tersebut sebagai "langkah kecil," sambil mendesak AS untuk sepenuhnya menghapus pungutan 145% yang lebih luas pada barang-barang Tiongkok. Pasar sekarang fokus pada negosiasi perdagangan yang...