
Harga perak (XAG/USD) bergerak naik ke sekitar $32,60 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin (24/2). Melemahnya Dolar AS (USD) memberikan sedikit dukungan terhadap harga komoditas yang berdenominasi USD. Sementara, ketidakpastian dan kekhawatiran atas rencana tarif Presiden AS Donald Trump dapat meningkatkan arus masuk aset safe haven, yang berkontribusi pada kenaikan harga perak. Selain itu pasar akan berfokus pada rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang menjadi ukuran inflasi yang disukai Fed pada hari Jumat pekan ini. Harga perak saat berita ini Dirilis...
Harga Emas mendekati level tertingginya pada hari ini jelang sesi Eropa. Emas diperdagangkan pada harga $2.944 per ons, dan cenderung stabil. Sementara Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade mengatakan,"Data makro AS yang mengecewakan di akhir minggu lalu telah mengejar dolar, yang telah membuka pintu lebih tinggi untuk emas,". "Dengan ketidakpastian perdagangan yang tampaknya tidak akan segera hilang, emas masih dapat mengincar pencapaian rekor tertinggi baru lagi minggu ini." Saat tulisan ini dibuat, emas berada pada harga $2.944Sumber:ads@ Newsmaker.id
Harga perak naik di atas $32,50 per ons pada hari Senin (24/2), yang memulihkan sebagian kerugian dari sesi sebelumnya karena dolar berada di bawah tekanan akibat memburuknya prospek ekonomi di AS dan euro yang lebih kuat. Sementara perdagangan yang sedang berlangsung serta ketidakpastian geopolitik terus memicu permintaan safe haven untuk logam mulia tersebut. Pekan lalu, ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada sektor-sektor utama, termasuk mobil, semikonduktor, farmasi, dan kayu, membuat pasar tetap waspada. Sumber: Newsmaker.id