
Gold prices were steady on Friday (2/14) as concerns grew about U.S. President Donald Trump's upcoming tariff plans, which could further strain global trade relations.Reciprocal tariffs would be Trump's broadest action to address the U.S. trade deficit, but his decision not to immediately implement them could be seen as an opening offer for negotiations rather than a sign that he is committed to following through. The president has already imposed 10% levies on Chinese goods and plans to impose 25% duties on all U.S. steel and aluminum imports next month. Source: Newsmaker.id
Harga emas stabil hari Jumat (14/2) karena meningkatnya kekhawatiran tentang rencana tarif Presiden AS Donald Trump yang akan datang, yang dapat semakin membebani hubungan perdagangan global.Tarif timbal balik akan menjadi tindakan terluas Trump untuk mengatasi defisit perdagangan AS, namun keputusannya untuk tidak segera menerapkannya dapat dilihat sebagai tawaran pembukaan untuk negosiasi daripada tanda bahwa dia berkomitmen untuk menindaklanjutinya. Presiden telah mengenakan pungutan 10% pada barang-barang China dan berencana untuk mengenakan bea 25% pada semua impor baja dan aluminium AS...
Harga perak (XAG/USD) diperdagangkan di wilayah positif untuk hari ketiga berturut-turut selama sesi Asia pada hari Jumat. Meningkatnya kekhawatiran tentang kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terus mendukung logam putih tersebut. Para pedagang bersiap untuk Penjualan Ritel AS untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat.Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menargetkan negara-negara yang mengenakan pajak atas impor AS dengan menyamakannya dengan tarif timbal balik. Kamis malam, Trump memerintahkan pemerintahannya untuk memulai tugas studi pada awal April, yang memicu...