
Harga emas (XAU/USD) mempertahankan bias negatifnya sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Jumat (17/1), meskipun tidak ada tindak lanjut penjualan dan tetap mendekati level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari sebelumnya. Dolar AS (USD) kembali menguat dan untuk saat ini, tampaknya telah mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut di tengah meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (Fed) akan menghentikan siklus pemotongan suku bunganya akhir bulan ini. Hal ini, bersama dengan nada yang umumnya positif di sekitar pasar ekuitas, ternyata menjadi faktor utama yang...
Harga emas diperdagangkan datar pada sesi tengah AS hari Jumat, bertahan di dekat level tertinggi satu bulan dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan ketiga. Data ekonomi AS baru-baru ini, termasuk inflasi inti yang lebih dingin dari perkiraan dan angka penjualan ritel yang mengecewakan, telah menyalakan kembali harapan bahwa Federal Reserve dapat memangkas suku bunga lebih dari sekali tahun ini. Selain itu, potensi tarif di bawah pemerintahan Donald Trump yang akan datang, yang dapat semakin memicu inflasi, juga memperkuat posisi emas sebagai lindung nilai inflasi. Di sisi...
Harga emas turun di awal sesi Asia hari Senin, melanjutkan penurunan pada sesi sebelumnya karena dolar AS yang masih menguat membebani logam emas dan pasar menunggu pelantikan Presiden AS Donald Trump. Namun, emas pada minggu lalu mencatakan kenaikan mingguan 0,5%, kenaikan mingguan untuk ketiga berturut-turut. Kekhawatiran yang muncul seputar tarif dalam lanskap ekonomi global, bersama dengan inflasi yang berpotensi membandel dan ketidakpastian geopolitik, akan memacu aliran modal ke emas sebagai aset lindung. Sumber : Newsmaker.id