
Harga perak (XAG/USD) mengalami koreksi ke sekitar $30,20an per troy ons pada Senin (13/1), sedikit membalikkan sebagian kenaikannya yg dicatat pada pelan lalu, karena dolar menguat menyusul data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Ke depannya, investor fokus pada data inflasi AS pekan ini untuk pandangan lebih lanjut mengenai arah kebijakan Fed. Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, perak telah melonjak hampir 3% pekan lalu, menandai kinerja mingguan terbaiknya sejak pertengahan November. Sementara nilai perak terus didukung oleh permintaan industri yang kuat, khususnya dalam...
Harga perak turun pada sesi tengah AS hari Senin (13/1), menghentikan kenaikan minggu lalu, karena dolar menguat menyusul data pekerjaan AS pada minggu lalu yang lebih kuat dari yang diharapkan. Data tersebut meredupkan ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini, dan dolar yang lebih kuat membuat komoditas berdenominasi dolar seperti perak lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan. Sumber: Newsmaker.id
Harga perak menarik beberapa penjual mendekati $30,20 selama sesi awal Eropa pada hari Senin(13/1). Penguatan Greenback dan kenaikan imbal hasil obligasi AS membebani harga komoditas berdenominasi USD. Ekspektasi akan laju pemangkasan suku bunga yang lebih lambat dari Federal Reserve AS (Fed) tahun ini di tengah inflasi yang lesu dan pasar tenaga kerja yang kuat dalam ekonomi AS dapat menyeret logam putih tersebut lebih rendah dalam waktu dekat. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) naik sebesar 256.000 pada bulan Desember dibandingkan...