
Harga emas kembali menguat pada perdagangan Rabu (19/11) seiring investor berburu aset safe haven di tengah memburuknya sentimen risiko. Kenaikan ini didukung data ekonomi AS yang melemah, khususnya indikator pasar tenaga kerja, sehingga pasar kembali meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve berpeluang memotong suku bunga pada Desember. Prospek suku bunga yang lebih rendah menekan imbal hasil obligasi AS dan menopang daya tarik emas yang tidak memberikan kupon. Sumber : Newsmaker.id
Harga perak menguat pada Rabu(19/11) seiring membaiknya minat investor terhadap aset logam mulia. Pada perdagangan terbaru, perak (XAG/USD) bergerak naik tipis dan kembali bertahan di atas area US$51 per troy ons, setelah sempat terkoreksi dalam beberapa sesi sebelumnya. Penguatan ini terjadi di tengah suasana pasar yang masih cenderung risk-off, di mana pelaku pasar menunggu rilis data tenaga kerja AS (NFP) dan perkembangan terbaru ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. Probabilitas pemotongan suku bunga memang menurun ke kisaran 40-an persen, namun prospek suku bunga...
Harga emas menguat di sesi awal Asia, dengan emas spot naik sekitar 0,6% ke kisaran US$4.102,58 per troy ounce. Kenaikan ini didukung meningkatnya minat investasi, setelah data kepemilikan institusi di ETF emas besar menunjukkan semakin banyak perusahaan yang menambah posisi emas. TD Securities juga menilai tren pembelian emas oleh bank sentral masih akan berlanjut dalam jangka panjang. Kombinasi masuknya investor institusi dan bank sentral membuat emas tetap menarik sebagai aset pelindung di tengah ketidakpastian global.Harga Emas pada saat analisis ini dirilis adalah $4.104 - Beli jika...