
Emas tetap kuat, didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dan ketidakpastian ekonomi AS. Meskipun pemerintah AS sudah dibuka kembali, investor tetap mencari perlindungan di emas karena kekosongan data ekonomi dan kekhawatiran global. Namun, jika data ekonomi AS yang tertunda ternyata positif atau Fed mengindikasikan suku bunga tetap tinggi, harga emas bisa tertekan. Secara teknikal, emas bisa mengkonsolidasi sebelum melanjutkan kenaikan, jadi penting untuk waspada terhadap perubahan kebijakan atau data ekonomi yang muncul. Pada saat analisis ini di rilis, harga...
Emas tetap mendapatkan dukungan karena harapan pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve semakin kuat saat investor ragu data yang akan dirilis pasca dibukanya government shutdown akan mendukung perekonomian” ketika suku bunga AS berpotensi turun, biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih rendah. Selain itu, permintaan dari bank sentral dan investor sebagai aset lindung terhadap risiko geopolitik juga mendorong keunggulan emas. Namun demikian, sisi tekanan juga nyata: dolar AS yang stabil atau menguat serta kenaikan imbal hasil...
Pasokan global terus mengalami lonjakan produksi dari blok OPEC+ telah kembali dari pemangkasan, sementara produsen non-OPEC seperti AS, Brasil dan Kanada menambah kapasitas secara aktif. Misalnya, laporan menunjukkan bahwa pertumbuhan pasokan global bisa mencapai 2,7 juta barel per hari di 2025, jauh melampaui permintaan yang diperkirakan hanya tumbuh sekitar 0,7 juta barel per hari. Dalam kondisi ini, kurva forward untuk Brent bahkan sempat mengindikasikan contango, yang menunjukkan bahwa pasar memperkirakan kelebihan pasokan di masa mendatang. Di sisi permintaan, pertumbuhan...