
Indeks Hang Seng melemah 1,2% dan ditutup di 26.559,95 pada perdagangan Hong Kong hari Jumat (6/2). Penurunan ini membawa indeks Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 20 Januari, setelah sehari sebelumnya masih sempat menguat tipis 0,1% tanda pasar mulai kehilangan tenaga dan masuk fase koreksi. Tekanan jual terlihat menyebar sejak awal sesi, dengan investor cenderung mengurangi eksposur ke aset berisiko. Meski tidak ada satu faktor tunggal yang dominan, pola pergerakan hari ini menunjukkan pasar sedang melakukan "reset" setelah reli, terutama di saham-saham besar yang selama ini jadi...
Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangkat indeks Nikkei 225 hingga mencetak rekor baru, sementara Topix ikut menembus puncak tertinggi. Pada perdagangan pagi, Nikkei sempat naik sekitar 4% dan Topix menguat lebih dari 2%. Kenaikan dipimpin sektor elektronik dan perbankan, seiring perburuan investor terhadap saham-saham yang dinilai paling diuntungkan jika pemerintah membuka keran belanja untuk strategi industri seperti pemerintah...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones tembus 50.000 untuk pertama kalinya, dan itu ngasih "angin belakang" buat pasar Asia. Investor juga mulai lebih fokus ke prospek pertumbuhan AS dan peluang pemangkasan suku bunga The Fed, ketimbang terlalu khawatir soal isu belanja AI. Dari sisi lokal, ada kabar yang bikin mood makin enak: cadangan devisa Hong Kong dilaporkan mencapai level...