
Saham AS mempertahankan momentumnya yang lesu pada Selasa sore, diperkirakan akan menutup tahun ini relatif mendekati rekor tertinggi baru-baru ini karena pasar menilai prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat dan pemotongan suku bunga oleh The Fed di tengah kekhawatiran akan valuasi yang berlebihan untuk perusahaan AI. S&P 500, Nasdaq 100, dan Dow menahan diri untuk tidak terlalu menyimpang dari garis datar. Risalah dari pertemuan terbaru The Fed mengkonfirmasi bahwa FOMC terpecah dalam hal bagaimana menimbang risiko yang saling bertentangan dari inflasi dan pengangguran yang tinggi tahun...
Pasar saham Asia dibuka dengan pergerakan terbatas pada Rabu pagi (31/12/2025), menjelang penutupan tahun. Mayoritas indeks bergerak tipis dan tanpa arah yang jelas, mencerminkan sikap hati-hati investor yang memilih menahan langkah sebelum memasuki tahun baru. Aktivitas perdagangan juga cenderung sepi karena sebagian pelaku pasar sudah mulai libur akhir tahun. Di kawasan Asia Timur, bursa Jepang terlihat melemah tipis di awal sesi, sementara pasar saham China dan Hong Kong bergerak bervariasi. Investor masih mencermati kondisi global, terutama arah ekonomi dunia dan kebijakan negara-negara...
Indeks Hang Seng Tech melemah 1% ke level 5.521, menandakan tekanan kembali terasa di saham-saham teknologi Hong Kong pada sesi perdagangan terbaru.Penurunan ini mencerminkan sentimen yang lebih hati-hati terhadap sektor teknologi, karena pergerakan indeks didominasi aksi jual pada emiten-emiten tech berkapitalisasi besar yang biasanya jadi penggerak utama.Dengan pelemahan ini, pelaku pasar bakal mengamati apakah indeks mampu bertahan di area 5.500-an atau justru membuka ruang koreksi lanjutan dalam waktu dekat.(asd)Sumber: Newsmaker.id