Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Indeks Dow Melonjak 1.500 Poin Pasca kemenangan Trump dalam Pemilu AS
Thursday, 7 November 2024 04:12 WIB | DOW JONES S & P 500 Saham

Saham AS menguat tajam pada hari Rabu (6/11), dengan indeks utama mencapai rekor tertinggi, saat Donald Trump memenangkan pemilihan presiden 2024. Saham Dow Jones Industrial Average melonjak 1.508 poin ke rekor tertinggi, atau sekitar 3,6%. Terakhir kali saham unggulan Dow melonjak lebih dari 1.000 poin dalam satu hari adalah pada bulan November 2022. S&P 500 juga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, melonjak 2,5%. Nasdaq Composite naik hampir 3% ke rekornya sendiri. Sementara NBC News memproyeksikan bahwa Trump akan mengalahkan saingannya dari Partai Demokrat, Kamala Harris,...

Indeks Nikkei Jepang Turun Akibat Pelemahan Saham Teknologi
Thursday, 7 November 2024 08:38 WIB | Nikkei 225 Saham Jepang

Indeks Nikkei 225 turun 0,8% hingga di bawah 39.200 pada hari Kamis (7/11), membalikkan sebagian kenaikan yang terjadi pada sesi sebelumnya, karena saham teknologi menghadapi tekanan di tengah kekhawatiran bahwa penurunan tajam yen dapat memicu intervensi lebih lanjut oleh otoritas Jepang. Investor juga tetap fokus pada implikasi ekonomi yang lebih luas dari kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS, baik secara global maupun bagi perusahaan-perusahaan Jepang. Dalam berita ekonomi, upah riil di Jepang turun 0,1% pada bulan September, karena inflasi konsumen meningkat menjadi 2,9%,...

Trump memenangkan pemilihan presiden, Pasar saham Hong Kong anjlok tajam.
Thursday, 7 November 2024 09:15 WIB | SahamHongkong IndeksHangSeng

Pasar dibuka lebih rendah pada hari Kamis (7/11). Indeks Hang Seng dibuka turun 153 poin, indeks saham H turun 54 poin, dan indeks teknologi turun 42 poin. Xiaomi turun 1,8% dengan kerugian 14 poin. Meituan turun 0,68% dengan kerugian 12 poin. Alibaba turun 0,63% dengan kerugian 10 poin. BYD turun 2/75% dengan kerugian 13 poin. Techtronic turun 4,6% dengan kerugian 12 poin dan menjadi perusahaan dengan kerugian tertinggi. HSBC mengalami kerugian tanpa dividen dan mengalami kerugian 17 poin. (Arl) Sumber : aastocks.com