Monday, 06 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Apa yang Mendorong Reli Pasar Jepang?
Wednesday, 3 December 2025 14:41 WIB | Nikkei 225

Indeks Nikkei 225 naik 1,14% dan ditutup di level 49.865 pada hari Rabu(3/12), memulihkan kerugian dari awal pekan dan mengikuti penguatan di Wall Street. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan kembali memangkas suku bunga, sehingga meningkatkan selera risiko investor. Meski demikian, pelaku pasar Jepang tetap berhati-hati karena muncul spekulasi bahwa Bank of Japan bisa saja menaikkan suku bunga bulan ini. Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengatakan bahwa bank sentral masih menimbang dampak positif dan negatif sebelum mengambil keputusan. Sektor teknologi menjadi motor...

Saham Jepang Menguat di Tengah Ekspektasi Penurunan Suku Bunga
Wednesday, 3 December 2025 15:07 WIB | JAPAN

Indeks Nikkei 225 naik 1,14% dan ditutup pada level 49.865 pada hari Rabu, memulihkan kerugian dari awal pekan dan mengikuti kenaikan di Wall Street di tengah ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve AS lebih lanjut. Selera risiko juga membaik karena investor mempertimbangkan potensi reli ekuitas global di akhir tahun. Di dalam negeri, kehati-hatian tetap ada karena pasar menilai spekulasi bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga bulan ini. Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengatakan bank sentral akan mempertimbangkan pro dan kontra kenaikan suku bunga dan bertindak "sebagaimana...

Hang Seng Melemah Setelah Aktivitas Jasa Tiongkok Tumbuh Paling Lambat
Wednesday, 3 December 2025 15:33 WIB | HONGKONG

Hang Seng anjlok 334 poin, atau 1,3%, dan ditutup di level 25.761 pada hari Rabu, menghentikan kenaikan dua hari karena semua sektor melemah. Sentimen memburuk setelah survei swasta menunjukkan aktivitas jasa Tiongkok tumbuh paling lambat dalam lima bulan pada bulan November, menambah tekanan dari memburuknya masalah keuangan di raksasa properti Vanke. Sektor properti memimpin penurunan, turun 1,6%, setelah Fitch menempatkan Vanke pada "Rating Watch Negatif" dan menurunkan peringkat obligasi anak perusahaannya. Saham keuangan, teknologi, dan konsumen juga melemah di tengah memudarnya...