
Indeks Hang Seng naik 1,6% ke 25.836,06 pada Rabu(15/10) pukul 10.12 waktu setempat, memutus penurunan beruntun tujuh hari (~-7%). Kenaikan didorong ekspektasi rate cut The Fed bulan ini setelah Jerome Powell memberi sinyal pemangkasan 25 bps, cukup menyeimbangkan kekhawatiran soal tensi baru AS“China (isu "minyak goreng"). Hang Seng Tech ikut menguat 1,8%, sementara di daratan CSI 300 dan Shanghai Composite masing-masing +0,4%. Saham penggerak: China Life +3,7%, Pop Mart +3,4%, Alibaba +2,4%, Tencent +0,7%. Sentimen domestik terbantu tanda-tanda deflasi Tiongkok mereda (PPI Sep -2,3% YoY...
Nikkei naik pada penutupan Rabu(15/10), dipimpin sektor properti, perbankan, dan tekstil. Sentimen membaik karena pasar membaca sinyal The Fed yang makin dovish-pengurangan neraca kemungkinan segera berhenti-sehingga imbal hasil turun dan selera risiko pulih. Rotasi mengalir ke emiten domestik yang diuntungkan konsumsi dan biaya dana yang stabil; itu sebabnya ritel dan perbankan jadi motor. Yen yang sedikit menguat menahan eksportir, tapi mendorong minat pada saham berorientasi pasar lokal. Di komoditas, minyak cenderung melemah karena narasi surplus pasokan dan permintaan yang belum kuat,...
Saham AS menguat pada hari Rabu (15/10), dengan S&P 500 naik 0,7%, Nasdaq menguat 0,9%, dan Dow Jones menguat sekitar 220 poin, setelah sesi yang fluktuatif pada hari Selasa, karena investor fokus pada gelombang baru pembaruan perusahaan. Bank of America naik 4,5% setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih tinggi, sementara saham Morgan Stanley melonjak lebih dari 6% ke level tertinggi sepanjang masa di $164 setelah pemberi pinjaman tersebut melampaui ekspektasi laba dan pendapatan. Nvidia naik 1,6% setelah HSBC menaikkan peringkat sahamnya dari Hold menjadi Buy. Di sisi lain,...