Thursday, 09 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Saham AS Tertekan, Oracle Merosot
Thursday, 25 September 2025 20:44 WIB | DOW JONES S & P 500

S&P 500 turun 0,6%, sementara Nasdaq Composite turun 0,9%. Dow Jones Industrial Average turun 116 poin, atau 0,3%. Oracle dan Nvidia mengalami penurunan lebih lanjut di sesi pra-pembukaan pasar, masing-masing turun hampir 4% dan 1%. Keduanya berada di jalur untuk melemah selama tiga hari berturut-turut karena masih banyaknya pertanyaan tentang kondisi perdagangan kecerdasan buatan. Pergerakan pasar tampaknya mencerminkan kekhawatiran tentang valuasi yang mencapai rekor tertinggi dan hubungan sirkular yang berpotensi berisiko dalam industri AI setelah beberapa transaksi baru-baru...

Saham Eropa Anjlok Tajam
Thursday, 25 September 2025 23:33 WIB | SahamEropa

Saham Eropa ditutup melemah tajam pada hari Kamis, mengikuti penurunan di pasar ekuitas utama di tengah kekhawatiran akan kenaikan suku bunga global dan hambatan perdagangan baru dengan Amerika Serikat. STOXX 50 Zona Euro turun 0,6% menjadi 5.435 dan STOXX 600 pan-Eropa turun 0,7% menjadi 550. Imbal hasil Eropa naik tajam setelah data ekonomi AS yang kuat memangkas spekulasi akan dua kali penurunan suku bunga lagi oleh Federal Reserve tahun ini, menekan sektor-sektor yang sensitif terhadap kredit dengan Ferrari, Adidas, Stellantis, dan Saint-Gobain turun lebih dari 2%. Sementara itu, saham...

Wall Street Turun 3 Hari, Spekulasi Pemangkasan Mereda
Friday, 26 September 2025 03:41 WIB | SahamAS

Saham AS melemah untuk sesi ketiga pada hari Kamis, karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang kuat dibandingkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed di masa mendatang. S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing turun 0,5%, Dow Jones melemah 175 poin, dengan semua sektor kecuali energi berada di wilayah negatif. Klaim pengangguran awal turun menjadi 218 ribu untuk pekan yang berakhir 20 September, menandakan pasar tenaga kerja yang tangguh, sementara pertumbuhan PDB kuartal kedua direvisi naik tajam menjadi 3,8% tahunan, didorong oleh belanja konsumen yang kuat dan investasi...