Friday, 10 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Hang Seng Ditutup Melemah di Sesi Akhir Perdagangan
Wednesday, 27 August 2025 15:31 WIB | HANG SENG

Hang Seng anjlok 323 poin atau 1,3% hingga ditutup di level 25.202 pada hari Rabu (27/8), membalikkan kenaikan awal dan menandai hari kedua penurunan seiring aksi jual yang melanda berbagai sektor. Sentimen memburuk setelah beberapa perusahaan pialang dan manajer investasi Tiongkok dilaporkan mengurangi pembiayaan dan membatasi pembelian di tengah meningkatnya risiko dari lonjakan saham Tiongkok baru-baru ini. Volume perdagangan di bursa saham Tiongkok mencapai CNY 3,1 triliun pada hari Selasa, tertinggi kedua dalam sejarah. Investor juga semakin berhati-hati menjelang rilis laporan...

Saham Bertahan di Kisaran Ketat Jelang Nvidia
Wednesday, 27 August 2025 21:06 WIB | DOW JONES S & P 500 Indeks Nasdaq SahamAS

  Saham AS relatif mendekati garis datar pada hari Rabu (27/8), memperpanjang kisaran perdagangan yang ketat minggu ini hingga tetap mendekati rekor tertinggi karena pasar bersiap untuk rilis hasil Nvidia setelah bel penutupan hari ini, sebuah indikator permintaan dan kepercayaan global terhadap kecerdasan buatan. Tiga indeks utama mendekati garis datar. Nvidia stagnan karena diperkirakan akan melaporkan pertumbuhan laba sebesar 37% pada kuartal keuangan kedua, tetapi pasar juga akan mencermati retorika CEO Huang tentang prospek pendapatan AI setelah pasar menunjukkan kekhawatiran...

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup menguat, fokus beralih ke hasil Nvidia
Thursday, 28 August 2025 01:34 WIB | EUROPE

Stoxx 600 Eropa sedikit pulih pada hari Rabu setelah aksi jual di sesi sebelumnya, karena investor mengamati risiko politik di Prancis dan menunggu laporan keuangan dari pemimpin chip kecerdasan buatan, Nvidia. Indeks STOXX 600 pan-Eropa ditutup naik 0,1%, sehari setelah mencatat penurunan terbesarnya dalam hampir sebulan. Namun, sebagian besar bursa regional lainnya ditutup di zona merah. Indeks CAC 40 Prancis bangkit kembali 0,4% dari level terendah tiga minggu yang dicapai dalam aksi jual sesi sebelumnya yang dipicu oleh kekhawatiran atas potensi runtuhnya pemerintahan Perdana Menteri...