Saturday, 11 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Saham Nikkei Melemah 0,5%, Saham Chip dan Bank Tertekan
Friday, 1 August 2025 08:11 WIB | Nikkei 225 Saham Jepang

Indeks saham Jepang Nikkei 225 dibuka melemah 0,5% ke level 40.867,71 pada perdagangan Jumat pagi. Penurunan ini dipimpin oleh saham sektor chip dan perbankan, di tengah kehati-hatian investor terhadap laporan keuangan perusahaan serta dinamika politik dalam negeri. Saham Lasertec turun tajam sebesar 5,6%, sementara Resona Holdings juga terkoreksi 1,6%. Meski pasar tertekan, pelemahan yen terhadap dolar AS memberikan sedikit dukungan. Kurs USD/JPY berada di level 150,85, menguat dibandingkan dengan posisi penutupan Kamis di 148,75. Yen yang lebih lemah umumnya menguntungkan eksportir Jepang...

Hang Seng Lesu, Alibaba Bersinar
Friday, 1 August 2025 09:43 WIB | HANG SENG

(Hong Kong) Indeks Hang Seng mengawali bulan Agustus dengan dibuka melemah 28 poin, mencatat penurunan sebesar 0,12% ke level 24.744 poin. Indeks saham H turun 12 poin atau 0,14%, mencapai 8.870 poin, sementara indeks teknologi turun 5 poin atau 0,09%, mencapai 5.447 poin. Di sektor teknologi, pergerakan saham bervariasi dengan Alibaba naik 1,82%, Kuaishou naik 1,3%, dan Tencent naik 0,27%. Sebaliknya, Meituan turun 0,41%, Xiaomi Group 0,66%, dan Trip.com Group 1,42%. Saham keuangan menunjukkan pelemahan, dengan HSBC Holdings turun 0,68%; AIA Group tidak menunjukkan perubahan signifikan;...

Jepang Melemah, Sektor Teknologi Tertekan
Friday, 1 August 2025 14:06 WIB | Nikkei 225

Indeks Nikkei 225 turun 0,66% dan ditutup di level 40.800 pada hari Jumat(1/8), mencatat penurunan mingguan sebesar 1,58%, seiring tekanan berat yang dialami saham-saham teknologi. Tokyo Electron anjlok 18% setelah memangkas proyeksi laba tahunan karena melemahnya permintaan dari produsen chip logika. Kerugian meluas di seluruh sektor, dengan Lasertec turun 5,8%, Hitachi turun 8,8%, Socionext turun 4,1%, Disco turun 3,6%, Advantest turun 1,3% Sentimen investor juga terpukul oleh ketegangan dagang yang kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan tarif global sebesar 10% dan...