Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Merosot Disaat Pekerjaan yang Suram Memicu Reli Obligasi
Thursday, 6 November 2025 22:14 WIB | MARKET UPDATE |SahamAS

 

Bukti kuat dari pasar tenaga kerja AS yang mendingin menyebar melalui Wall Street, memacu reli obligasi karena para pedagang meningkatkan taruhan mereka bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada bulan Desember. Penurunan megacaps menyeret turun saham.

Dengan kelangkaan data yang disebabkan oleh penutupan federal, investor telah beralih ke pembacaan pribadi seperti laporan Challenger, Gray & Christmas Inc. yang menunjukkan perusahaan mengumumkan PHK terbanyak untuk bulan Oktober dalam lebih dari 20 tahun. Mengikuti angka-angka tersebut, pasar uang sekarang menyiratkan peluang sekitar 60% dari penurunan suku bunga seperempat poin bulan depan.

Para pedagang juga mengawasi dengan cermat daftar pembuat kebijakan yang dijadwalkan untuk berbicara pada hari Kamis. Presiden Fed Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan kepada CNBC bahwa kurangnya data inflasi selama penutupan membuatnya semakin tidak nyaman dengan pemotongan suku bunga yang berkelanjutan.

Bank sentral AS bulan lalu menurunkan suku bunga untuk pertemuan kedua berturut-turut dalam upaya untuk memperkuat pasar tenaga kerja. Namun inflasi, yang sebesar 3% pada bulan September tetap jauh di atas target Fed sebesar 2%, juga telah menimbulkan kekhawatiran di antara beberapa pejabat bahwa inflasi akan membutuhkan waktu lebih lama untuk turun daripada yang mereka kira.

S&P 500 turun menjadi sekitar 6.750. Nasdaq 100 turun 1,2%. Nvidia Corp. memimpin kerugian dalam megacaps. Qualcomm Inc. menjadi pembuat chip terbaru yang memberikan perkiraan optimis dan masih membuat investor kecewa.

Imbal hasil pada obligasi Treasury 10-tahun turun tujuh basis poin menjadi 4,09%. Pengukur dolar turun 0,1%. (Arl)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS