Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Wall Street Bangkit, Asia Gaspol
Thursday, 6 November 2025 07:51 WIB | MARKET UPDATE |Asia

Bursa Asia dibuka menguat mengikuti rebound Wall Street. Nikkei dan Kospi melonjak sekitar 1% saat pembukaan, sementara kontrak berjangka saham AS bergerak fluktuatif setelah Nasdaq 100 naik 0,7% dan S&P 500 +0,4%. Di pasar obligasi, yield US Treasury 10Y bertahan di kisaran 4,15%. Minyak stabil usai dua hari melemah, dan saham beberapa ritel AS menguat karena Mahkamah Agung AS yang tampak skeptis pada tarif luas meningkatkan harapan tarif bisa dicabut.

Kembalinya pembeli datang setelah penurunan singkat yang memicu kekhawatiran valuasi berlebihan. Data swasta memberi dorongan: ADP menunjukkan perusahaan AS menambah pekerjaan di Oktober, dan ISM Jasa naik ke puncak delapan bulan berkat lonjakan pesanan baru. "Bagi yang pegang kas di pinggir, penurunan ini terlihat jadi momen beli, apalagi jika horisonnya panjang," kata Robert Edwards (Edwards Asset Management), sembari menilai pertumbuhan laba masih kuat.

Isu tarif jadi fokus: para hakim Mahkamah Agung AS meragukan legalitas kebijakan tarif luas, dan sejumlah analis memperkirakan putusan bisa keluar Desember“Januari. Jika tarif dibatalkan, sebagian pelaku pasar memperingatkan obligasi tenor panjang rawan terkoreksi karena gambaran defisit bisa memburuk. Sinyal lelang obligasi AS yang lebih besar dan daya tahan ekonomi juga memangkas peluang pemangkasan suku bunga The Fed di Desember.

Di Asia, Tiongkok kembali ke pasar global dan menghimpun US$4 miliar lewat obligasi dolar. Di sisi ekuitas, suasana mereda setelah gejolak yang menekan sejumlah raksasa teknologi. Kekhawatiran soal breadth yang menyempit dan valuasi tinggi masih ada, tapi pola "beli saat turun" menahan pelemahan. Di komoditas, emas menguat pada Rabu saat pasar menimbang data tenaga kerja AS dan arah kebijakan The Fed, sementara minyak cenderung datar. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS