Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Asia Menguat, Sentimen Membaik
Tuesday, 21 October 2025 07:35 WIB | MARKET UPDATE |Asia

Saham Asia naik pada hari Selasa(21/10), didukung laba perusahaan AS yang solid dan tanda ketegangan antara Washington dan Beijing yang mulai mereda. Indeks di Jepang dan Australia menguat, sementara Korea Selatan dibuka naik lebih dari satu persen. Kontrak berjangka saham AS juga mengarah ke kenaikan. Indeks perusahaan Tiongkok yang tercatat di AS menanjak sekitar dua koma empat persen, terbaik dalam sepekan. Emas masih melanjutkan kenaikan di awal sesi Asia meskipun ada peringatan akan dibubarkan.

Di Wall Street, dua indeks utama AS mencatat kenaikan dua hari terbesar sejak Juni. Sekitar delapan puluh lima persen emisi sudah melampaui perkiraan laba, membantu meredakan kekhawatiran akibat penutupan pemerintah. Harapan perkembangan pembicaraan dagang ikut mengangkat selera risiko. Presiden Donald Trump tetap menegaskan ancaman tarif jika tidak ada kesepakatan sebelum awal November, namun berencana bertemu Presiden Xi Jinping pekan depan.

Awal bulan ini pasar sempat goyah ketika wacana tarif sangat tinggi kembali muncul. Harga kedelai ikut menguat karena harapan kesepakatan dagang yang bisa membuka kembali ekspor Amerika. Di Sydney, saham produsen mineral penting melonjak setelah Amerika dan Australia menandatangani kerja sama untuk memperkuat akses terhadap tanah jarang dan kunci material.

Fokus pasar kini ke data inflasi Amerika Serikat pada hari Jumat yang sempat tertunda karena penutupan pemerintah. Perkiraan menunjukkan inflasi inti naik nol koma tiga persen setiap bulan untuk bulan ketiga berturut-turut, dengan laju tahunan sekitar tiga koma satu persen. Energi diperkirakan mencapai angka utama. Data ini penting bagi keputusan bank sentral pada akhir Oktober, sementara investor juga menunggu laporan laba dari perusahaan teknologi besar. Inti berita adalah saham Asia naik berkat laba yang kuat dan tanda peredaan ketegangan, pasar menunggu inflasi dan arah kebijakan berikutnya.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS