Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa ditutup datar; Vestas merosot 2,6%
Saturday, 13 September 2025 00:05 WIB | MARKET UPDATE |EUROPE

Saham Eropa ditutup datar pada hari Jumat, setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Inggris stagnan di bulan Juli.

Stoxx 600 pan-Eropa datar di 0,09% tanpa pergerakan konsensus yang luas di antara sektor dan bursa utama.
Data yang dirilis pada Jumat pagi menunjukkan bahwa ekonomi Inggris mencatat pertumbuhan nol pada bulan Juli, setelah ekspansi ekonomi 0,4% pada bulan sebelumnya. Kondisi ekonomi yang stagnan ini menambah pertimbangan Bank of England dalam persiapan untuk memperbarui kebijakan moneternya minggu depan.

Pada hari Kamis, Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga acuannya dalam sebuah langkah yang sangat diantisipasi.

Dalam berita perusahaan, dewan direksi Sabadell, bank Spanyol, dengan suara bulat merekomendasikan agar para pemegang saham bank menolak tawaran pengambilalihan paksa dari rekan domestiknya, BBVA.

CEO Sabadell, César González-Bueno, mengatakan kepada CNBC pada hari Jumat bahwa tawaran senilai 15 miliar euro ($17,6 miliar) tersebut meremehkan nilai bank tersebut.

Saham Sabadell naik 0,7% pada hari Jumat, sementara saham BBVA stagnan.

Saham Vestas Wind jatuh ke posisi terbawah Stoxx 600 pada perdagangan pagi, turun 4,3% setelah Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum mengatakan kepada wartawan bahwa angin lepas pantai tidak akan digunakan sebagai sumber listrik di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump. Saham tersebut ditutup turun 2,6%.

"Di bawah pemerintahan ini, tidak ada masa depan untuk angin lepas pantai karena terlalu mahal dan tidak cukup andal," katanya kepada wartawan pada hari Kamis.

Di tempat lain, CEO Ryanair, Michael O'Leary, mengatakan kepada Financial Times bahwa maskapai berbiaya rendah tersebut siap memangkas 1 juta tiket lagi ke Spanyol di tengah perselisihan yang sedang berlangsung mengenai kebijakan perpajakan negara tersebut.

Semalam di Asia, saham-saham secara umum menguat.

Investor internasional menantikan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Federal Reserve AS, yang dijadwalkan berlangsung pada 16 dan 17 September.

Pasar uang secara umum memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin dari para pembuat kebijakan The Fed ketika mereka bertemu minggu depan, menurut perangkat FedWatch CME. Inflasi inti AS naik menjadi 3,1% secara tahunan pada bulan Agustus, data menunjukkan pada hari Kamis, membuka jalan bagi The Fed untuk memangkas suku bunga acuannya.(Cay)

sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS