Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
S&P 500 catat rekor tertinggi karena hasil Nvidia menopang reli AI
Friday, 29 August 2025 03:20 WIB | MARKET UPDATE |S & P 500

S&P 500 mencatat rekor tertinggi pada hari Kamis setelah laporan kuartalan Nvidia tidak memenuhi ekspektasi tinggi investor, tetapi mengonfirmasi bahwa pengeluaran terkait infrastruktur kecerdasan buatan tetap kuat.

Saham Nvidia merosot hingga 2,9% setelah ketidakpastian perdagangan Tiongkok-AS mendorong perusahaan pengembang cip AI terkemuka tersebut untuk mengecualikan potensi penjualan dari Tiongkok dari proyeksi kuartalannya pada Rabu malam.

Investor memandang laporan Nvidia, termasuk lonjakan pendapatan kuartalan sebesar 56%, sebagai konfirmasi bahwa permintaan terkait teknologi AI tetap kuat, mendukung reli saham-saham terkait AI yang telah mendorong Wall Street ke rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Para raksasa AI, Microsoft, Amazon, dan Meta Platforms, menguat.

"Nvidia merupakan anomali sehingga mengatakan bahwa hasil laporannya mengecewakan hanya bertentangan dengan standar ekspektasi yang hampir mustahil," kata Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird. "Jelas bahwa pendorong struktural utama pasar ini, yaitu AI, tidak akan ke mana-mana atau mereda."

Menurut data awal, S&P 500 menguat 19,62 poin, atau 0,30%, dan ditutup pada level 6.501,02 poin, sementara Nasdaq Composite menguat 115,90 poin, atau 0,54%, menjadi 21.706,04. Dow Jones Industrial Average naik 70,35 poin, atau 0,15%, menjadi 45.635,58.

Nike terombang-ambing antara kerugian kecil dan keuntungan kecil setelah perusahaan penjual pakaian olahraga tersebut mengatakan akan memangkas kurang dari 1% tenaga kerja korporatnya karena kesulitan merebut kembali pangsa pasar yang direbut para pesaing.

Mengurangi kekhawatiran akan perlambatan ekonomi, klaim pengangguran mingguan lebih rendah dari perkiraan, sementara laporan terpisah menunjukkan laba perusahaan pulih pada kuartal kedua.

Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga untuk menopang pertumbuhan ekonomi telah berkontribusi pada penguatan Wall Street baru-baru ini.

Investor pada hari Jumat akan fokus pada data Pengeluaran Konsumsi Pribadi. Setiap tanda-tanda peningkatan inflasi dapat meredam ekspektasi luas untuk pelonggaran kebijakan pada pertemuan kebijakan The Fed di bulan September.

Para pedagang memperkirakan peluang penurunan suku bunga bulan depan lebih dari 80%, menurut FedWatch dari CME Group.

Pada hari Kamis, Gubernur The Fed Lisa Cook mengajukan gugatan yang menentang upaya Presiden AS Donald Trump untuk menggulingkannya dari jabatannya awal pekan ini.

Perusahaan analitik data Snowflake melonjak setelah menaikkan proyeksi pendapatan produk tahun fiskal 2026, dengan alasan permintaan AI.

HP Inc naik setelah mengalahkan estimasi pendapatan kuartalan karena meningkatnya permintaan untuk komputer pribadi bertenaga AI.

Perusahaan makanan kemasan Hormel Foods anjlok setelah mengeluarkan proyeksi laba kuartalan yang suram.(Cay)

Sumber: investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS