Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Wall Street Dibuka Bervariasi Jelang Laporan Inflasi AS dan Tenggat Tarif AS–Tiongkok
Monday, 11 August 2025 20:57 WIB | MARKET UPDATE |US Stocks

Saham-saham di Wall Street dibuka bervariasi pada Senin, menjelang rilis penting data inflasi AS dan mendekati tenggat waktu berakhirnya kesepakatan sementara pengurangan tarif antara Washington dan Beijing.

Beberapa menit setelah perdagangan dibuka, Dow Jones Industrial Average naik 0,2% menjadi 44.252,25, sementara S&P 500 stagnan di 6.388,35. Indeks teknologi Nasdaq Composite melemah 0,2% menjadi 21.403,12.

Pergerakan ini terjadi setelah data ketenagakerjaan AS tiga bulan terakhir menunjukkan pelemahan, yang dinilai memberi "lampu hijau" bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga demi mendorong perekonomian terbesar dunia, ujar Art Hogan dari B. Riley Wealth Management.

Tahun ini, The Fed mempertahankan suku bunga tetap sambil memantau dampak tarif luas yang diberlakukan Presiden Donald Trump terhadap ekonomi. Bank sentral AS memiliki mandat menjaga stabilitas harga dan memaksimalkan lapangan kerja, sehingga inflasi juga menjadi fokus utama kebijakan.

Namun, Hogan menilai laporan indeks harga konsumen (CPI) yang akan dirilis Selasa "harus mencatat kenaikan yang sangat besar" untuk mencegah The Fed memangkas suku bunga pada September, mengingat tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja.

Kesepakatan sementara AS“Tiongkok untuk menurunkan tarif juga akan berakhir pada Selasa. Selain itu, investor menantikan pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat di Alaska untuk mencoba mengakhiri perang tiga tahun setelah invasi Rusia ke Ukraina. Namun, Kyiv khawatir kesepakatan itu akan memaksa Ukraina menyerahkan wilayahnya kepada Rusia.

Invasi Ukraina "telah menjadi hambatan global yang berkepanjangan dan benar-benar merombak jalur perdagangan dunia," kata Hogan kepada AFP.

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS