Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia Menguat Diakhir Minggu
Friday, 8 August 2025 08:24 WIB | MARKET UPDATE |Asia

Pasar saham Asia dibuka menguat pada Jumat (8/08), menandai kenaikan lima hari berturut-turut. Kinerja bursa ditopang oleh saham teknologi Jepang, terutama Sony dan SoftBank, yang melesat setelah melaporkan kinerja keuangan yang kuat. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5%, sementara Nikkei 225 melonjak 1,3%. Kontrak berjangka saham AS juga ikut naik tipis.

Sementara itu, dolar AS melemah untuk hari keenam berturut-turut, mencatat penurunan terpanjang sejak Maret 2024. Yen sempat menguat sebelum terkoreksi kembali setelah Jepang dan AS sepakat mengakhiri kebijakan tarif universal dan memangkas bea mobil secara bersamaan. Kondisi ini menambah sentimen positif di pasar Asia, yang sedang menuju pekan terbaiknya sejak Juni.

Optimisme pasar juga didorong oleh harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed, serta membaiknya laporan keuangan perusahaan. Namun, sebagian analis mengingatkan risiko koreksi dalam waktu dekat karena valuasi saham AS yang sudah tinggi. Musim gugur, khususnya Agustus dan September, dikenal sebagai periode yang kurang bersahabat bagi indeks S&P 500.

Di sisi lain, data ekonomi menunjukkan klaim pengangguran lanjutan AS naik ke level tertinggi sejak November 2021. Sementara itu, Presiden Trump mengumumkan akan menunjuk Stephen Miran sebagai gubernur Fed sementara, dan mempertimbangkannya sebagai calon pengganti Jerome Powell pada Mei mendatang. Miran diperkirakan mendukung suku bunga rendah, namun tidak akan mendorong pemangkasan jika data ekonomi belum mendukung.

Poin Penting:

  • Bursa Asia naik, MSCI Asia Pacific +0,5%, Nikkei +1,3%
  • Dolar melemah 6 hari berturut-turut, terpanjang sejak Maret 2024
  • Harapan pemangkasan suku bunga Fed dorong sentimen positif
  • Valuasi tinggi dan musim gugur picu kekhawatiran koreksi di Wall Street
  • Klaim pengangguran AS naik, tekanan di pasar tenaga kerja meningkat
  • Trump tunjuk Stephen Miran sebagai calon gubernur The Fed.

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS