Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa menguat..Ada Berita apa kira-Kira
Thursday, 10 July 2025 15:03 WIB | MARKET UPDATE |EUROPE

Saham Eropa sedikit menguat pada hari Kamis, dengan investor menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi bahkan setelah serangan tarif perdagangan terbaru Presiden AS Donald Trump.

Pada pukul 03:05 ET (07:05 GMT), indeks DAX di Jerman menguat 0,4%, CAC 40 di Prancis menguat 0,4%, dan FTSE 100 di Inggris menguat 0,8%.

Tarif Tarif Baru AS
Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump mengirimkan surat yang menetapkan tarif baru AS untuk setidaknya tujuh impor negara lain, menambah surat yang telah dikirimkan ke 14 negara lain awal pekan ini.

Ia juga mengumumkan tarif 50% untuk Brasil setelah berselisih dengan mitranya dari Brasil, dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menanggapi bahwa tarif baru akan dibalas dengan tindakan balasan.

Presiden AS juga mengumumkan tarif 50% untuk tembaga, yang membenarkan ancaman sebelumnya.

Namun, investor Eropa cukup optimis dengan fakta bahwa Uni Eropa telah menghindari putaran tarif AS terbaru, yang menunjukkan bahwa kesepakatan antara kedua belah pihak mungkin sudah dekat.

Kepala Perdagangan Uni Eropa, Maros Sefcovic, mengatakan kemajuan yang baik telah dicapai dalam kerangka perjanjian perdagangan dan kesepakatan bahkan mungkin tercapai dalam beberapa hari.

Inflasi Jerman Dikonfirmasi pada Target ECB
Inflasi Jerman turun menjadi 2,0% pada bulan Juni, level target Bank Sentral Eropa, yang mengonfirmasi data awal.

Harga Konsumen Jerman, yang diharmonisasikan untuk dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa lainnya, telah naik sebesar 2,1% year-on-year pada bulan Mei.

ECB diperkirakan akan menunggu hingga September untuk kembali memangkas suku bunga acuannya karena para pejabat mengamati ketidakpastian perdagangan yang sedang berlangsung dan apresiasi euro baru-baru ini, menurut analis di Capital Economics.

Pada bulan Juni, ECB memangkas biaya pinjaman untuk kedelapan kalinya dalam setahun, menurunkan suku bunga deposito acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 2,0%.

Di AS, investor akan mencermati data klaim pengangguran mingguan sebagai tolok ukur lain kekuatan pasar tenaga kerja AS, sementara Christopher Waller dan Mary Daly dari Federal Reserve akan berpidato selama sesi tersebut.(cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS