Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Asia-Pasifik Bergerak Beragam Usai Trump Tolak Perpanjang Tarif
Wednesday, 9 July 2025 07:13 WIB | MARKET UPDATE |Asia

Pasar Asia-Pasifik dibuka beragam pada hari Rabu(9/7) setelah Presiden AS Donald Trump menolak perpanjangan batas waktu tarif yang akan dimulai pada 1 Agustus.

Pada hari Selasa, Trump di Amerika Serikat juga mengumumkan pungutan 50% untuk impor tembaga dan mengindikasikan bahwa tarif spesifik sektor lebih lanjut akan segera diumumkan.

Ia juga mengancam akan mengenakan tarif hingga 200% untuk produk farmasi yang diimpor ke AS, tetapi mengatakan bahwa ia akan "memberi waktu sekitar satu tahun, satu setengah tahun" hingga bea masuk tersebut berlaku.

Berikut adalah prediksi pembukaan untuk hari ini:

Selamat pagi dari Singapura.

Investor juga akan mencermati sejumlah data dari Tiongkok hari ini, termasuk indeks harga produsen untuk bulan Juni. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan angka tersebut akan turun 3,2% secara tahunan (year-on-year), dibandingkan dengan penurunan 3,3% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, pembacaan inflasi harga konsumen negara itu diperkirakan akan stagnan dari tahun ke tahun, dari penurunan 0,1% pada bulan Mei.

Patokan Jepang Nikkei 225 ditetapkan untuk dibuka lebih tinggi, dengan kontrak berjangka di Chicago pada 40.055 sementara mitranya di Osaka terakhir diperdagangkan pada 39820, terhadap penutupan indeks pada hari Selasa sebesar 39.688,81.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada 24.102 yang menunjukkan pembukaan yang lebih kuat dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI pada 24.148,07.

S&P/ASX 200 Australia juga ditetapkan untuk memulai hari lebih rendah dengan kontrak berjangka yang terkait dengan patokan pada 8.571, dibandingkan dengan penutupan terakhirnya pada 8.590,70.

Kontrak berjangka saham AS sedikit berubah pada jam-jam awal Asia karena investor memantau pembaruan tarif Trump terbaru. Semalam, dua dari tiga indeks acuan utama di Wall Street berakhir mendekati garis datar.

Indeks acuan S&P 500 yang berbasis luas turun tipis 0,07%, berakhir pada 6.225,52, sementara Nasdaq Composite naik 0,03% dan ditutup pada 20.418,46. Dow Jones Industrial Average turun 165,60 poin, atau 0,37%, dan berakhir pada 44.240,76. (azf)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS