
US stocks reached new peaks on Friday as optimism of relaxed trade policy and confidence about rate cuts by the Federal Reserve outweighed pessimistic economic data.
The S&P 500 and the Nasdaq 100 inched 0.3% higher to a new record while the Dow gained 200 points. Commerce Secretary Lutnick stated that the US reached a trade agreement with China, consolidating the relief of lower tariffs and preventing rare earth shortages.
Officials also hinted at progress in trade deals with ten other countries, suggesting that the White House grew some aversion to trade barriers.
In turn, the Treasury removed the Section 899 tax from the upcoming tax bill, aiding foreign investment in the US. In the meantime, traders continued to favor bets of multiple Fed cuts this year after personal spending and income unexpectedly contracted in May, although the core PCE price accelerated.
Nike surged 15% after delivering good results, and Amazon gained 2% after being upgraded by BNP Paribas Exane.
Source: Trading Economics
==============================================================================
Saham AS menyentuh level tertinggi baru pada hari Jumat (27/6) ditengah meningkatnya optimisme terhadap pelonggaran kebijakan perdagangan dan keyakinan terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve yang mengimbangi data ekonomi yang pesimistis.
Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 naik 0,3% ke rekor tertinggi baru, sementara Dow Jones menguat 200 poin.
Sementara Menteri Perdagangan Howard Lutnick menyatakan bahwa AS telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok, memperkuat harapan akan penurunan tarif dan mencegah kekurangan logam tanah jarang. Pejabat juga mengisyaratkan adanya kemajuan dalam kesepakatan perdagangan dengan sepuluh negara lain, menunjukkan bahwa Gedung Putih mulai menghindari hambatan dagang.
Sebagai respons, Departemen Keuangan mencabut pajak Bagian 899 dari rancangan undang-undang pajak yang akan datang, yang mendorong investasi asing ke AS. Sementara itu, pelaku pasar tetap optimis terhadap peluang pemangkasan suku bunga ganda oleh The Fed tahun ini, setelah belanja dan pendapatan pribadi secara tak terduga mengalami kontraksi di bulan Mei, meskipun indeks harga PCE inti justru meningkat.
Nike melonjak 15% setelah merilis laporan kinerja yang solid, dan Amazon naik 2% setelah mendapat peningkatan peringkat dari BNP Paribas Exane.
Sumber: Trading Economics
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...