Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Asia Tertekan Investor Waspadai Fed & Konflik Global
Thursday, 19 June 2025 09:27 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Pasar Asia-Pasifik jatuh pada hari Kamis (19/6), karena investor mempertimbangkan keputusan Federal Reserve AS untuk mempertahankan suku bunga tetap, sementara konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran terus menekan sentimen.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225

turun 0,74% sementara Topix turun 0,61%.

Kospi Korea Selatan turun 0,34% dan Kosdaq berkapitalisasi kecil datar.

S&P/ASX 200 Australia

datar.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,48% dan CSI 300 Tiongkok daratan datar.

Investor juga menunggu keputusan bank sentral Taiwan dan Filipina di kemudian hari.

Presiden AS Donald Trump akan mengumpulkan para penasihat keamanan nasionalnya di Ruang Situasi Gedung Putih untuk kedua kalinya dalam dua hari, saat ia mempertimbangkan potensi serangan militer terhadap Iran di tengah konfliknya dengan Israel. Pertemuan tersebut dimulai sesaat sebelum pukul 5 sore ET pada hari Rabu, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada NBC News.

Federal Reserve AS diperkirakan mempertahankan suku bunga tetap pada hari Rabu, membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah pada 4,25%-4,5%, yang telah ditetapkan sejak Desember. Ketua Fed Jerome Powell mengisyaratkan bahwa komite Fed akan menunggu untuk melihat dampak tarif Presiden Donald Trump terhadap inflasi sebelum mempertimbangkan penyesuaian apa pun terhadap kebijakan moneter.

Namun, Fed masih menunjuk dua pemotongan suku bunga akhir tahun ini.

Semalam di Wall Street, tiga indeks utama mengakhiri hari perdagangan dengan beragam. Dow yang terdiri dari 30 saham turun 44,14 poin, atau 0,10%, dan berakhir pada 42.171,66. S&P 500 melemah 0,03% dan ditutup pada 5.980,87, sedangkan Nasdaq Composite naik tipis 0,13% dan ditutup pada 19.546,27.(alg)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS