Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dow Jones Industrial Average turun karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah
Wednesday, 18 June 2025 01:42 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONES

Dow Jones Industrial Average (DJIA) melemah pada hari Selasa, turun di bawah 42.500 karena pasar ekuitas bergejolak di bawah beban konflik Israel-Iran yang sedang berkembang. Presiden Donald Trump berlomba-lomba untuk terlibat langsung dalam pertikaian tersebut, sebuah langkah yang dapat semakin mengguncang kawasan tersebut. Data Penjualan Ritel juga mengalami kontraksi tajam pada bulan Mei, dengan rilis data hari Selasa menunjukkan penurunan hampir satu persen penuh dalam volume belanja ritel Amerika.

Donald Trump, yang memposting di media sosial hari Selasa, menyatakan bahwa ia menginginkan "PENYERAHAN TANPA SYARAT" dari pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, dan mengumumkan bahwa aset militer Amerika sedang bergerak ke wilayah konflik Timur Tengah. Eskalasi antara Israel dan Iran, di atas keputusan Trump untuk lebih melibatkan aset dan personel militer Amerika, membuat investor gelisah karena harapan mereka sebelumnya untuk resolusi cepat memudar. Pemerintahan Trump memiliki rekam jejak yang buruk dalam menyelesaikan masalah geopolitik, baik internal maupun eksternal, meskipun tim Trump bersikeras untuk terlibat secara struktural dalam masalah yang kompleks baik di dalam maupun luar negeri.

Menambah tekanan penurunan lebih lanjut pada ekuitas, angka Penjualan Ritel untuk bulan Mei berkontraksi tajam, turun 0,9% MoM karena belanja konsumen terus melambat. Ini adalah kedua kalinya tahun ini angka Penjualan Ritel agregat berkontraksi hampir satu persen penuh, dan data sebelumnya juga mengalami revisi penurunan. Sementara data Penjualan Ritel tidak membawa bobot penggerak pasar dari indikator utama lainnya, seperti inflasi atau pertambahan pekerjaan bulanan bersih, itu masih merupakan faktor utama yang dipertimbangkan Federal Reserve (Fed) ketika mempertimbangkan penyesuaian suku bunga.

Kegagalan Penjualan Ritel bulan Mei tidak tepat waktu: Fed akan menyampaikan panggilan suku bunga terbarunya pada hari Rabu, dan pasar telah memperkirakan keputusan suku bunga tetap lainnya. Taruhan pasar luas untuk pemotongan suku bunga Fed berikutnya masih bertahan untuk pemangkasan suku bunga September; Namun, peluang pemotongan setidaknya seperempat poin telah menurun hingga hampir 50% minggu ini.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS