
Indeks utama Wall Street anjlok pada hari Jumat setelah serangan mematikan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran mengobarkan ketegangan di Timur Tengah yang kaya minyak dan memukul sentimen risiko di seluruh pasar global.
Israel telah memperingatkan bahwa serangan berskala besar itu adalah awal dari operasi berkepanjangan untuk mencegah Teheran membangun senjata atom. Iran telah menjanjikan tanggapan yang keras.
Harga minyak melonjak hampir 7% karena kekhawatiran konflik tersebut dapat mengganggu pasokan minyak mentah dari Timur Tengah. Saham energi AS naik bersamaan, dengan Exxon (NYSE:XOM) naik 1,7%.
Saham maskapai penerbangan turun karena biaya bahan bakar dapat melonjak jika kemacetan pasokan terwujud. Delta Air Lines (NYSE:DAL) turun 3,7%, United Airlines turun 4,4%, dan American Airlines (NASDAQ:AAL) turun 4,7%.
Saham pertahanan naik, dengan Lockheed Martin (NYSE:LMT), RTX Corporation, Northrop Grumman (NYSE:NOC) naik antara 2,2% dan 3,2%.
"Kita memiliki ketidakpastian kebijakan domestik yang besar dan sekarang di atas semua itu, Anda memiliki keresahan geopolitik, yang tidak hanya berdampak pada pasar minyak, tetapi juga premi risiko yang lebih luas," kata Eric Teal, kepala investasi di Comerica (NYSE:CMA) Wealth Management.
Washington mengatakan tidak terlibat dalam operasi tersebut, tetapi Presiden Donald Trump menyatakan Iran telah melakukan serangan terhadap dirinya sendiri dengan menolak tuntutan AS untuk membatasi program nuklirnya.
Trump juga mendesak Iran untuk membuat kesepakatan, dengan mengatakan "serangan berikutnya yang sudah direncanakan" akan "bahkan lebih brutal".
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan berbicara dengan Trump nanti pada hari itu.(Cay)
Sumber: Investing.com
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...